Breaking News:

Kesehatan

Alasan Tidak Langsung Memberikan Nasi pada Bayi, Berikan Makanan secara Bertahap

Hingga usia 1 tahun, si kecil  baru bisa diberi makanan yang sama dengan makanan keluarga di rumah, tapi dengan porsi lebih sedikit.

Thinkstockphotos
Ilustrasi pemberian makanan bayi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mengenalkan makanan padat pada si kecil perlu dilakukan secara bertahap.

Hingga usia 1 tahun, si kecil  baru bisa diberi makanan yang sama dengan makanan keluarga di rumah, tapi dengan porsi lebih sedikit.

Dokter Spesialis Gizi Klinis dr Pauline Endang MS SpGK mengatakan, air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan harus diberikan pada sang bayi.

Setelah enam bulan dengan ASI eksklusif, bayi baru diberi makanan pendamping ASI (MPASI).

Alasannya, jika ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sang bayi.

Seandainya ada alasan yang membuat ibu tidak bisa memberikan ASI eksklusif, maka tambahan susu formula (sufor) bisa dilakukan.

Baca juga: Konsumen Asia Tenggara Pilih Produk Makanan Bayi yang Diproses Alami

Baca juga: Cara Membuat Ibu Hamil Tetap Menyantap Makanan Bernutrisi saat Masa Mual dan Muntah

Ilustrasi bayi di antara labu kuning
Ilustrasi bayi di antara labu kuning (Romper)

Bayi yang diberi ASI eksklusif dan yang tidak mendapat ASI eksklusif, pemberian MPASI dimulai sejak usia bayi enam bulan.

Kecuali ada indikasi tertentu yang membuat si kecil mengonsumsi MPASI sebelum enam bulan. Indikasi itu antara lain berat badan bayi kurang.

Pengenalan makanan padat jangan langsung dalam bentuk nasi.  Bayi dikenalkan makanan lembut dulu secara bertahap.

Pauline mengatakan, bayi dikenalkan dengan bubur susu. Selain itu, jus buah seperti jeruk dan papaya.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved