Breaking News:

Kaji SKB, Menteri Agama Janji Cabut Pasal yang Menghambat Pendirian Rumah Ibadah

Menurut Yaqut, terdapat dua pandangan di masyarakat terhadap SKB dua menteri ini.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bakal mengkaji SKB dua menteri terkait pendirian rumah ibadah. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengkaji Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri terkait pendirian rumah ibadah.

Yaqut mengatakan, SKB dua menteri ini memiliki kelemahan dari sisi hukum.

"Terkait SKB dua menteri, kita sedang kaji ini, sedang kita kaji SKB dua menteri ini."

Baca juga: Ujaran Rasis kepada Natalius Pigai, Politikus Partai Hanura Ambrosius Nababan Dipolisikan

"Karena secara kekuatan, ini tidak memiliki kekuatan hukum yang kuat, yang desesif, yang asertif itu tidak ada SKB dua menteri ini."

"Jadi agak sulit untuk ditegakkan," ujar Yaqut dalam Sidang MPL-PGI 2021 yang digelar secara daring, Senin (25/1/2021).

Menurut Yaqut, terdapat dua pandangan di masyarakat terhadap SKB dua menteri ini.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 25 Januari 2021: Pasien Baru Tambah 9.994 Orang, 10.678 Sembuh

Ada pihak yang menginginkan SKB ini dikuatkan.

Namun, di sisi lain ada pihak yang meminta agar SKB ini dicabut.

"Ada dua pemahaman atau ada dua pendapat yang berbeda terkait SKB dua menteri ini."

Baca juga: DAFTAR Terbaru 92 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Jawa Tengah Masih Mendominasi, Jakarta Tetap 4

"Di satu sisi SKB ini, ada yang minta untuk dikuatkan."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved