Selasa, 28 April 2026

Erupsi Gunung Semeru

VIDEO Detik-detik Gunung Semeru Erupsi dan Mengeluarkan Awan Panas

Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB.

Editor: Murtopo

WARTAKPTALIVE.COM, LUMAJANG -- Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB.

Video detik-detik Gunung Semeru meletus yang diunggah di Instagram @visitpronojiwo, Sabtu (16/1/2021), tampak warga mulai panik dan segera menyelamatkan diri.

Menurut keterangan yang ditulis dalam unggahan tersebut, sebagian warga sudah mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Seperti dilansir dari Kompas.com meletusnya Gunung Semeru dikonfirmasi oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

" Gunung semeru mengeluarkan awan panas. Dengan jarak 4.5 kilometer. Daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi titik guguran awan panas," jelas Bupati Thoriqul dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (16/1/2021).

Baca juga: Awan Panas Guguran Gunung Semeru Membubung Tinggi Sejauh 4,5 Km, ini Daerah yang akan Terdampak

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Lagi, Guguran Awan Panas Meluncur Hingga Jarak 4,5 Kilometer

menurut laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke arah tenggara yang diduga dari kawah Jonggring Kaloko berwarna kelabu pekat dalam volume yang besar.

Hujan abu vulkanik diperkirakan mengarah ke utara, menyesuaikan arah angin.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, guguran awan panas terjadi sampai dengan pukul 18.35.

"Terjadi Awan panas guguran Gunung Semeru pukul 17:24 s/d 18:35 WIB dg amplitudo maksimum 22 mm durasi 4.287 detik," kata Kasbani, dikutip dari Kompas "Gunung Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer".

Baca juga: Semeru Erupsi, Bonek Disaster Response Team Bantu Masyarakat di Desa Bondeli Selatan

Kondisi gunung Semeru saat ini Sabtu 16 Januari 2021 mulai jam 17 10 wib sampai saat ini mengeluarkan lava panas.. sehingga membuat masyarakat panik bahkan sebagian sudah mengungsi ke dataran yg lebih tinggi, erupsi menuju ke curah kobokan dengan jarak luncur 4,5 km

Baca juga: Erupsi, Status Gunung Semeru Masih Bersatus Waspada

Baca juga: Awan Panas Guguran Gunung Semeru Membubung Tinggi Sejauh 4,5 Km, ini Daerah yang akan Terdampak

Baca juga: Gawat, Zidane Sudah Tak Dipercaya Lagi Suporter Real Madrid Setelah Tersingkir dari Piala Super

Gunung Semeru berstatus waspada

Kasbani menegaskan, Gunung Semeru saat ini masih berada pada status level II atau 'Waspada'.

PVMBG saat ini juga sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Bagi masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur serta Desa Curah Koboan dan sekitarnya, diimbau agar waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

"Dalam hal ini, khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi," tulis pernyataan itu.

Baca juga: 24 Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Lengkapnya

"Sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin," sambungnya.

Gunung Semeru Sempat Muntahkan Lava Pijar

Sebelumnya, Gunung Semeru sempat memuntahkan guguran lava pijar pada Selasa (5/1/2021) lalu.

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Semeru dalam kurun waktu 18.00-24.00 wib mengeluarkan guguran lava pijar hingga 3 kali.

Guguran itu melaju dengan jarak luncur 200-1000 meter mengarah ke Besuk Kobokan, Lumajang, Jawa Timur.

Baca juga: Pelatih Bali United Teco Berharap Masyarakat Indonesia Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac Berkualitas

Mukdas Sofyan, pengamat Gunung Semeru mengatakan, sebelum magma tersebut keluar juga terdengar suara gemuruh.

"Bahkan dua kali terdengar suara letusan," kata Sofyan, Rabu (6/2/2021).

Lebih lanjut, saat peristiwa itu berlangsung gunung api itu juga menyemburkan awan panas setinggi 50 meter.

"Teramati api diam dan sinar api, tinggi kurang lebih 50 meter," ujarnya.

Baca juga: Adu Spesifikasi Honda ALL New CBR150R Vs Yamaha All New R15 Vs Suzuki GSX-R150, Pilih Mana?

Meski demikian, Sofyan mengatakan, status Gunung Semeru masih tetap waspada level II.

Namun, untuk menghindari ancaman bahaya erupsi, ia tetap mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah puncak Gunung Semeru.

Serta jarak 4 Km arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.

"Selain itu masyarakat juga perlu mewaspadai luncuran lava di sepanjang jalur lahar, utamanya di Besuk Kobokan. Karena di area terdampak tersebut material awan panas saat ini suhunya masih tinggi," pungkasnya.

Daerah yang akan Terdampak

Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru membubung tinggi dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1) sore pukul 17.24 WIB.

Menurut laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke arah tenggara yang diduga dari dari kawah Jonggring Kaloko berwarna kelabu pekat dalam volume yang besar.

Sedangkan untuk hujan abu vulkanik diperkirakan mengarah ke utara, menyesuaikan arah angin.

Terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB.
Terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. (ISTIMEWA/bnpb.go.id)

Adapun peristiwa tersebut juga dikonfirmasi oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bahwa perkiraan awal lokasi tersebut berada di daerah sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan.

"Gunung semeru mengeluarkan awan panas. Dengan jarak 4.5 kilo. Daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi titik guguran awan panas," jelas Bupati Thoriqul dalam siaran tertulis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (16/1/2021).

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau 'Waspada' dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Baca juga: Sudah 8 Jenazah Diserahkan, Jasa Raharja Santuni Rp 50 Juta per Keluarga Korban

Sementara itu, masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya agar waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

Dalam hal ini, khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Hingga siaran pers ini diturunkan, tim gabungan lintas Kementerian/Lembaga masih dalam proses pengembangan informasi dan belum ada keterangan adanya korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Detik-detik Gunung Semeru Meletus dan Muntahkan Awan Panas Sejauh 4,5 kilometer, Warga Berhamburan,  Penulis: Arum Puspita

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer"

Editor Video : Luttex

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved