Erupsi Gunung Semeru
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Guguran Awan Panas Meluncur Hingga Jarak 4,5 Kilometer
Gunung Semeru kembali erupsi pada Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 17.24 WIB.
Sebab, berdasarkan data yang dihimpun, ketebalan sedimentasi dari jalur aliran lahar sudah mencapai 15 meter.
Sehingga pihaknya tidak ingin kemudian muncul permasalahan baru apabila terjadi aktivitas erupsi Gunung Semeru.
“Jalur evakuasinya harus dipastikan. Masyarakat harus terkonfirmasi. Tanda-tanda evakuasi harus dipasang di banyak titik,” kata Khofifah.
Baca juga: Erick Thohir Ingin 15 Persen Direksi BUMN Diisi Perempuan, 5 Persen Berumur di Bawah 40 Tahun
“Jalur aliran lahar. Ini sedimentasinya sudah sekitar 15 meter, jadi kan harus dikeruk."
"Sehingga kalau ada material gunung yang meluber, maka kita tidak berharap itu kemudian meluber ke permukiman penduduk,” jelasnya.
Dalam keterangan sebelumnya, Gubernur Khofifah juga meminta agar layanan komunikasi terkait perkembangan informasi aktivitas Gunung Semeru dapat dilakukan dengan baik.
Baca juga: Masyarakat Tak Bisa Sesuka Hati Pilih Merek Vaksin Covid-19, Ini Alasannya
Agar, tidak muncul adanya kabar tidak benar yabg dapat meresahkan warga.
“Ada komunikasi yang harus dipastikan sampai dengan benar dan cepat kepada masyarakat,” kata Khofifah.
Sebagaimana informasi sebelumnya, Gunung Semeru mengeluarkan guguran lahar panas dari aktivitas vulkanik pada Sabtu (28/11/2020) dini hari.
Baca juga: CARA Registrasi Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes Via WhatsApp, Kirim Pesan ke Nomor 081110500567
Peristiwa tersebut telah berdampak pada 1.298 warga yang tinggal di 5 desa, 2 kecamatan di Kabupaten Lumajang.
Guna memberikan dukungan untuk percepatan penanganan erupsi Gunung Semeru, BNPB menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai 500 juta.
Selain itu, BNPB juga memberikan dukungan lain untuk penanganan pengungsi berupa 3 unit tenda pengungsi, 1 unit flexibel tank, dan 5.000 swab tes antigen.
Baca juga: Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Ada Alat Suntik di Perut Pesawat Garuda Indonesia
Juga, 500 paket perlengkapan bayi, 1.200 tambahan gizi, 1.200 paket lauk pauk, dan 1.200 makanan siap saji.
Serta, 4.000 masker kain, 950 matras, 1.480 selimut, dan 12 unit lampu air garam.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB Doni Monardo kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Baca juga: Sabtu Sore, Tim SAR Kembali Kumpulkan 17 Kantong Bagian Tubuh Korban SJ 182
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/semeru-erupsi.jpg)