Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Jokowi Lebih dari 5 Kali Telepon Menhub Tanyakan Perkembangan Kecelakaan SJ182, Ini Instruksinya
Menurut Budi, Presiden telah menginstruksikan kepadanya untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban secepat mungkin.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat memberikan perhatian terhadap musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) lalu.
Presiden, menurutnya, menelepon dirinya lebih dari lima kali untuk menanyakan penanganan peristiwa tersebut.
"Bapak Presiden begitu concern dengan proses penyelesaian dari pada musibah ini."
Baca juga: Komisi III DPR Bilang Tak Mungkin Usulan Calon Kapolri Dipaketkan dengan Wakapolri, Ini Alasannya
"Tercatat lebih dari 5 kali Bapak Presiden menelepon saya dan berdiskusi."
"Dan saya juga setiap hari dua kali memberikan laporan kepada Bapak Presiden," kata Budi usai dipanggil Presiden ke Istana Jakarta, Selasa (12/1/2021).
Menurut Budi, Presiden telah menginstruksikan kepadanya untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban secepat mungkin.
Baca juga: Larangan WNA Masuk Indonesia Diperpanjang Hingga 28 Januari 2021, Operasi Yustisi Digencarkan Lagi
Pencarian tersebut dilakukan berkoordinasi dengan sejumlah lembaga.
"Presiden memerintahkan pada saya untuk mengoordinasikan dengan cepat proses pencarian dari tubuh korban," tuturnya.
Selain evakuasi korban, Presiden menurut Budi juga memerintahkan agar dilakukan pencarian kotak hitam atau black box yang berisi data penerbangan dan rekaman percakapan di dalam kokpit pesawat, secepat mungkin.
Baca juga: Rekening Munarman Ikut Diblokir, Mantan Sekum FPI Mengaku untuk Tampung Biaya Pengobatan Ibunya
"Insyaallah apa yang menjadi perintah Pak Presiden akan kami lakukan."
"Dan sore nanti saya diminta untuk ke Priok, untuk memastikan apa yang diperintahkan dilaksanakan dengan baik," paparnya.
Preside Jokowi memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ke Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (12/1/2021) siang.
Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 11 Januari 2021: Pasien Positif Tambah 8.692 Jadi 836.718 Orang
Pemanggilan tersebut terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu.
Usai pertemuan, Budi mengatakan dirinya dipanggil Presiden untuk melaporkan penanganan perisitiwa nahas tersebut.
"Saya baru saja dipanggil Pak Presiden untuk melaporkan kejadian musibah Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu," ucapnya.
Baca juga: Basarnas Temukan 10 Kantong Bagian Tubuh Penumpang Sriwijaya Air SJ182 dan 16 Kantong Puing Pesawat