Minggu, 12 April 2026

Berita Jakarta

Dokter Gadungan di Tinder Ternyata Hanya Lulusan SD, Tipu 4 Perempuan

Dokter gadungan dibekuk dikos-kosan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dokter gadungan ini hanya lulusan sekolah dasar.

Penulis: Desy Selviany |
Dok Humas Polres Metro Jakarta Pusat
Dokter gadungan berinisial MW diringkus Polres Metro Jakarta Pusat, Minggu (27/12/2020). Dokter gadungan ini menipu 4 perempuan dan memerasnya hingga ratusan juta rupiah. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN -Dokter gadungan beraksi di Tinder hanya lulusan sekolah dasar (SD). 

Hal itu diketahui setelah petugas meringkus pelaku berinisial MW di kos-kosannya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan tentang penggelapan dan penipuan yang menimpa seorang wanita.

Dari laporan tersebut, polisi langsung menangkap pelaku MW di kos-kosannya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Saat digeledah, kamar kos pelaku dipenuhi peralatan dokter seperti jas dokter dan stetoskop.

Diduga peralatan itu sengaja dibeli pelaku untuk mengelabui korban-korbannya.

Baca juga: Waspada Dokter Gadungan Lewat Tinder dan Tantan, Berhasil Lecehkan dan Tipu Wanita Rp 169 Juta

Baca juga: Dokter Ngaku Lulusan S3 Luar Negeri Ditangkap Usai Dilaporkan 3 Pasiennya, Ternyata Dokter Gadungan

"Namun pelaku mengaku gunakan barang-barang itu untuk kelabui wanita yang dikenalnya bukan untuk membuka praktik," ujar  Heru Novianto saat dikonfirmasi Minggu (27/12/2020).

Pria berusia 23 tahun itu pun diperiksa petugas, serta  barang bukti seperti ponsel disita.

Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan bahwa korban pria itu berjumlah 4 wanita.

MW menipu para wanita dan mengaku sebagai dokter. Selain itu, dia meminta uang kepada korbannya.

"Pelaku beralasan membuka usaha di tengah Pandemi Covid-19 sehingga butuh uang untuk membeli APD dan sebagainya," tutur Heru.

Baca juga: Pasien Korban Dokter Gadungan Harus Rekonstruksi Rp 100 Juta

Baca juga: Ibu Satu Anak Jadi Dokter Gadungan di Depok Dibekuk Polisi

Total uang yang diperas dari para korbannya mencapai ratusan juta rupiah.

Namun aksinya mulai terhenti saat seorang wanita sadar ketika hendak diajak menikah. 

Korban itu mengaku sudah mengeluarkan uang Rp 80 juta, kemudian dia menyelidiki identitas asli MW.

Kemudian identitas asli MW terbongkar dan dilaporkan korban ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved