Breaking News:

Berita Bekasi

Pemkab Bekasi Lakukan Pendampingan Pelaku UMKM, Dorong Masuk Pasar Online

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bekasi bakal melakukan pendampingan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Istimewa
ILUSTRASI UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi bakal melakukan pendampingan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pendampingan dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi itu untuk mendorong para UMKM naik kelas.

"Jadi kita tak hanya lakukan program pelatihan, tapi juga pendampingan para UMKM," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna, Minggu (13/12/20220).

Iya menuturkan, Pemkab Bekasi menginginkan agar para UMKM ini naik kelas menjadi peluang usaha besar yang dapat membuka lowongan pekerjaan.

"Kedepannya tak hanya berikan pelatihan, tapi juga akan diperkuat dengan pendampingan,” katanya.

Baca juga: 3,4 Juta UMKM Gabung Ekosistem Digital via Program BBI, Luhut B Pandjaitan: Harus Lebih Berinovasi

Baca juga: HIPMI UKM Connection Fasilitasi UMKM Kota Bogor Dapat Bantuan Modal agar Bisa Bertahan

Selama ini, diakui Iyan, pendampingan terhadap para pelaku UMKM masih belum maksimal lantaran keterbatasan anggaran.  

Padahal pendampingan itu sangat diperlukan karena para UMKM juga harus berkompetisi dengan pasar global.

"Kita akui saat ini dunia usaha sangat terbuka, UMKM bisa masuk ke pasar lebih luas lagi tapi bisa juga kalah bersaing," tuturnya.

Iyan menjelaskan, pendampingan dilakukan mulai dari biaya produksi dan managemen keuangan, serta pendampingan dalam upaya pemasaran produk UMKM.

Kendala utama yang sering dikeluhkan pelaku UMKM yakni pemasaran atau penjualan produknya.

Baca juga: Upaya Pelatihan dan Pendampingan UMKM Kabupaten Bekasi Terkendala Anggaran

Baca juga: Tampung Keluhan Warga, Neneng Hasanah terima Curhatan Ibu-ibu PKK hingga Pinjaman Modal UMKM

“Kita sedang upayakan kemitraan (dengan toko retail) agar produk-produk UMKM ini juga dapat terpasarkan dengan baik. Ini kan sudah ada perdanya, cuman belum ada peraturan bupatinya."

"Kita akan buat perbupnya terkait kemitraan, intensif usaha, penyusunan ruang usaha, dan lain sebagainya,” katanya.

Biasanya para pelaku UMKM melakukan pemasaran secara konvensional, maka Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi menodorong pemasaran secara online.

”Soalnya kalau dijual di warung  atau di toko yang beli paling tetangga kita saja. Tetapi kalau di online yang beli dari mana-mana."

"Sekarang itu zamannya e-commerce jadi harus dimanfaatkan juga. Ini yang akan menjadi salah satu materi dalam pendampingan itu," ucap Iyan Priyatna.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved