Breaking News:

Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Susi Pudjiastuti: Biarkan Tuhan Budi Dayakan Lobster di Laut, Manusia Ambil Saat Sudah Besar

Menurutnya, ekspor benur hanya membuat populasi benur akan habis karena dipaksa diambil dari alam untuk dibudi daya.

Editor: Yaspen Martinus
Instagram @susipudjiastuti115
Susi Pudjiastuti saat melepas lobster bertelur di Pulau Sahi, supaya telurnya bisa tumbuh lebih besar, ketika berkunjung ke Natuna. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyampaikan alasannya tegas melarang ekspor benih lobster atau benur.

Menurutnya, ekspor benur hanya membuat populasi benur akan habis karena dipaksa diambil dari alam untuk dibudi daya.

"Sampai kapanpun biar saja lobster hidup besar di laut, kita tangkap yang besar. Itu saja," tutur Susi dalam talkshow Susi Cek Ombak yang disiarkan televisi swasta, Rabu (25/11/2020) malam.

Baca juga: KRONOLOGI KPK Ciduk Menteri KP Edhy Prabowo, 6 Orang Lainnya Juga Jadi Tersangka

Founder Susi Air ini menilai, dengan lobster yang sudah besar, maka harganya akan berpuluh kali lipat dibanding hanya menjual benih lobster.

"Akan lebih baik Tuhan membudidayakan lobster di laut daripada manusia."

"Jadi Tuhan yang membudidayakan di laut, manusia mengambil saat lobster besar," urainya.

Baca juga: Bukan oleh Partai Gerindra, Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Disiapkan Pihak Keluarga

Susi mengaku tak setuju jika ada pernyataan lobster besar diselundupkan ke negara lain.

Dia menilai ekspor lobster secara ilegal sudah tidak lagi terjadi, apalagi sejak masa kepemimpinannya.

"Sudah tidak ada lagi itu zaman dulu."

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 26 November 2020: Tambah 4.917, Pasien Positif Jadi 516.753 Orang

"Saya sedih saja sekarang jadi tidak ada lagi lobster besar di laut, karena benihnya sudah dibawa ke Vietnam," tutur Susi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved