Breaking News:

Advertorial

Sedia Payung Sebelum Hujan, Imam: Atasi Masalah Kesehatan, Program JKN-KIS Solusinya

“Sejak Program JKN-KIS hadir di tengah masyarakat, banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan keuntungannya, termasuk saya."

jamkesnews.com
Imam (30), peserta JKN-KIS saat mengurus kepesertaannya di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, Kamis (23/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG – Menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadikan seseorang memiliki kepastian dan merasa terlindungan dalam masalah kesehatan, terutama soal pembiayaannya.

Maka, menjadi peserta JKN-KIS merupakan hak bagi setiap orang.

Imam (30), bekerja sebagai buruh yang bertempat tinggal di Desa Cicadas merupakan salah seorang peserta JKN-KIS yang telah banyak merasakan manfaat program ini.

Saat ini status kepesertaan JKN-KIS-nya berasal dari tempatnya bekerja sejak tiga tahun lalu.

Baca juga: Jadi Kader JKN Berprestasi, Ini Suka Duka Sarmini dalam Mengedukasi Warga tentang Program JKN-KIS

Baca juga: Persalinan Istri Ditanggung, Mahmudin Daftarkan Anaknya yang Baru Lahir Jadi Peserta JKN-KIS

Ditemui tim Jamkesnews ketika berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong beberapa waktu lalu, Ia sedang melakukan pengurusan mutasi peserta JKN-KIS dari tempatnya bekerja menjadi peserta JKN-KIS segmen peserta mandiri.

“Sejak Program JKN-KIS hadir di tengah masyarakat, banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan keuntungannya dalam mengikuti program ini, termasuk saya," tutur Imam, Kamis (23/4/2020).

"Program JKN-KIS sangatlah membantu saya. Sebab, saya pribadi juga bingung apabila sakit dan tidak tahu berapa besaran biaya yang akan ditimbulkan, tetapi dengan menjadi peserta JKN-KIS, saya lebih memiliki kepastian dan merasa terlindungi dalam masalah kesehatan,” imbuhnya. 

Ia juga menilai bahwa dengan menjadi peserta JKN-KIS, tentunya manfaat yang didapatkan tidak secara instan tetapi di kemudian hari akan sangat bermanfaat.

Baca juga: Hasan: Adanya JKN-KIS, Ngga Perlu Takut lagi untuk Berobat

Baca juga: Kakak Sakit Tifus Adik Operasi Amandel, Nico Manfaatkan Program JKN-KIS, Semua Ditanggung BPJS

Bagaimana soal besaran iuran per bulannya?

Imam mengaku tidak masalah dengan biaya iuran tiap bulannya.

Hal itu, menurutnya, sudah sesuai dengan banyaknya manfaat dan keuntungan menjadi peserta Program JKN-KIS.

"Saya merasa cukup puas atas pelayanan dari BPJS Kesehatan, alhamdulilah saya sampai saat ini tidak terkena penyakit berat, hanya penyakit ringan saja seperti meriang," paparnya.

"Tetapi saya juga tidak mau menganggap bahwa penyakit ringan ini untuk diabaikan, justru saya tetap berobat memanfaatkan JKN-KIS agar segera sembuh, karena saya takut apabila penyakit ringat tersebut akan menjadi penyakit berat. Jadi menurt saya lebih baik mencegah sebelum terlambat,” tambah Imam.

Sebelum mengakhiri sesi wawancara, Imam tak lupa berpesan kepada masyarakat, di saat situasi adanya wabah virus corona 2019 (Covid-19) ini, sebaiknya memiliki jaminan kesehatan karena lebih baik sedia payung sebelum hujan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved