Breaking News:

Advertorial

Persalinan Istri Ditanggung, Mahmudin Daftarkan Anaknya yang Baru Lahir Jadi Peserta JKN-KIS

Bersama sang istri, Mahmudin mengaku sudah mendapatkan manfaat dan keuntungan jadi anggota atau peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan.

Editor: Fred Mahatma TIS
jamkesnews.com
Mahmudin (29), warga Kp Kamulang, peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Semakin melambung tinggi biaya pelayanan kesehatan, membuat banyak masyarakat yang kini antusisas untuk memiliki jaminan kesehatan untuk menjamin biaya pelayanan kesehatannya apabila jatuh sakit.

Dengan hadirnya program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang digaungkan oleh pemerintah melalui BPJS Kesehatan, kini banyak masyarakat yang menjadikan Program JKN-KIS sebagai alat untuk menjamin kesehatannya jika sewaktu-waktu mereka jatuh sakit.  

Mahmudin (29), seorang buruh harian lepas yang bertempat tinggal di Kp. Kamulang merupakan peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri kelas 3.

Baca juga: Kakak Sakit Tifus Adik Operasi Amandel, Nico Manfaatkan Program JKN-KIS, Semua Ditanggung BPJS

Baca juga: Hasan: Adanya JKN-KIS, Ngga Perlu Takut lagi untuk Berobat

Mahmudin bersama istrinya mengaku bahwa dirinya sudah mendapatkan manfaat dan keuntungan menjadi bagian dari peserta JKN-KIS.

“Saya sudah merasakan manfaat dan keuntungan dari JKN-KIS pada saat setelah saya dan istri mendaftar JKN-KIS. Kebetulan istri saya sudah waktunya untuk melakukan persalinan dan alhamdulilah proses persalinan berjalan normal dan aman," kata Mahmudin, mengawali ceritanya kepada tim Jamkesnews, Senin (2/3/2020).

Sebelumnya, dirinya mnegaku sempat mengkhawatirkan biaya persalinan istrinya, karena harus menjalani proses operasi caesar.

Baca juga: Weri Tak Masalah Tetap Bayar Iuran JKN-KIS Meski Tidak Sakit, Ini Alasannya

Dirinya berpikir bahwa dengan proses operasi yang dilakukan akan mengeluarkan biaya yang sangat banyak.

Namun, pihak dokter mempertegas bahwa Mahmudin sudah tidak akan diminta biaya untuk membayar proses persalinan sang istri, karena dirinya dan istri sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, sehingga seluruh biaya tersebut akan dibayarkan oleh Program JKN-KIS.

"Sempat khawatir sama biayanya. Namun, karena saya sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, biaya-biaya tersebut seluruhnya di cover oleh BPJS Kesehatan. Apabila saya tidak menjadi peserta Program JKN-KIS, mungkin saya akan dikenakan tagihan sekitar Rp2.000.000,” cerita Mahmudin.

Baca juga: Antisipasi Biaya Tak Terduga saat Sakit, Sulanjena Daftarkan Keluarga Kecilnya Jadi Peserta JKN-KIS

Tak hanya biaya persalinan

Menurut Mahmudin, dirinya sangat bersyukur telah dibantu masalah biaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved