Breaking News:

Berita Bekasi

Pemkot Bekasi Rampungkan Tes Swab Massal, 819 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Rampungkan Tes Swab Massal, 819 Orang Dinyatakan Positif Covid-19. Berikut Paparannya

Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas damkar Kabupaten Bekasi sedang menjalani pemeriksaan virus corona swab test, Jumat (125/9/2020). Untuk mengurangi ketegangan saat menjalani swab test, disetel musik dangdut. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Syukrawati mengatakan telah merampungkan pemeriksaan 10.000 PCR kit dalam kegiatan swab massal.

Pemeriksaan swab massal dilakukan di wilayah-wilayah yang zona merah, dimulai sejak 26 Oktober 2020 kemarin.

"Dari 26 Oktober kemarin, cuma kita ada sedikit selang waktu akibat libur panjang sampai tanggal 6 November. Nah puskesmas itu setelah menerima hasil harus menginput dengan rapih siapa saja yang kena. Kalau penanganan pararel jalannya. Karena harus diinput mereka ke pelaporan yang sudah disiapkan bidang pelayanan," ungkap Dezy saat dikonfirmasi, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Waduh, Apartemen & Hotel Jadi Pilihan Pengguna Narkoba Sejak Tempat Hiburan Malam Tutup Pemprov DKI

Pemeriksaan terutama dilakukan di 20 puskesmas yang daerahnya dinilai rawan penyebaran, seperti Kayuringin Jaya dan Kaliabang.

Banyak dari mereka yang ditemukan positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri di rumah lantaran berstatus sebagai orang tanpa gelaja.

Baca juga: Sepanjang Tahun Kebanjiran, Kementerian PUPR dan PPK Kemayoran Rekayasa Underpass Timur Kemayoran

"Swab masif ini rata-rata isolasinya di rumah, karena mereka ditemukan dalam kondisi yang sehat-sehat. Orang ga nyadar kalau dia sakit atau bervirus, masih berkegiatan. Dari semua yang kita periksa kondisinya baik-baik saja, puskesmas menindaklanjuti," tuturnya.

Hasil pemeriksaan baru rampung sekira 8.000 kit, dari jumlah tersebut, sebanyak 819 orang tekonfirmasi positif.

Baca juga: Sebulan Hilang, Orangtua Bocah Terlantar di Kolong Flyover Asemka Menangis Jemput Buah Hatinya

Dinkes Kota Bekasi tak menghentikan tracing ketika menemukan adanya pasien yang positif, penelusuran dilakukan kepada mereka yang kontak langsung dengan pasien, baik yang tinggal di luar kota maupun di Bekasi.

"Sebenarnya gini, yang diperiksa swab masif enggak semuanya KTP Kota Bekasi. Karena, kita menjaga dia supaya tidak tertular, tapi kan nanti dia pulang ke rumahnya, itu tugasnya dinkes antar kota berkomunikasi," ungkap Dezy. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved