Kriminalitas

Kasus Sengketa Tanah Pojokan Benny Tabalujan Selaku Pamilik Lahan, Haris Azhar : Ini Adalah Rekayasa

Kasus Sengketa Tanah Memojokkan Benny Tabalujan Sebagai Pihak Bersalah, Haris Azhar : Ini Adalah Rekayasa. Pasalnya Benny Tabalujan pemilik sah tanah

Editor: Dwi Rizki
Rangga Baskoro
Koordinator Kontras Haris Azhar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus sengketa tanah yang melibatkan Benny Tabalujan dan Abdul Halim di wilayah cakung, Jakarta Timur dinilai Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar penuh rekayasa.

Benny selaku pemilik sah tanah justru digambarkan sebagai pihak yang salah.

"Menurut saya ini adalah rekayasa," ujar Haris di Jakarta pada Minggu (8/11/2020).

Rekayasa dapat dilihat dari sikap pihak Abdul Halim yang memaksakan kasus ini masuk ke ranah pidana dengan tuduhan pemalsuan surat mekanisme internal di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Dibilang itu palsu. Kan yang bisa bilang itu palsu atau bukan ya BPN. Kalau itu bagian dari prosedurnya BPN ya berarti bukan palsu. BPN sendiri juga tidak pernah bilang itu palsu," tutur dia.

Baca juga: Kasus Pemalsuan Akta Tanah Menyeret Benny Tabalujan, Haris Azhar: Ada Buzzer Dalam Sengketa Tanah

Ironisnya, pihak penegak hukum malah menjadikan Benny Tabalujan sebagai tersangka pemalsuan dokumen tanah.

Selain dituduh memalsukan tanah, pihak Abdul Halim pun kemudian diduga mengerahkan buzzer-buzzer untuk 'membunyikan' kasus pidana ini di media sosial.

Abdul Halim dipersonifikasikan sebagai orang miskin yang tanahnya diambil.

Tapi menurut Haris, kalau memang Abdul Halim miskin, dia tak mungkin bisa membayar buzzer-buzzer itu.

Baca juga: Istri Macron Disandingkan Monyet, UAS Tidak Berani Komentar, Khawatir Mobil Esemka Diboikot Perancis

"Buzzer-buzzer itu kan kalo nggak ada duitnya pasti tidak akan jalan dan ini kontradiktif, di mana Abdul Halim digambarkan sebagai orang miskin," tanyanya. "Abdul Halim mengurus kiri-kanan dan terorganisir dengan baik, duit dari mana dia?" imbuh Haris.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved