Ini Titik Rawan Kemacetan Saat Libur Panjang, Polisi Siapkan Skenario Contraflow dan One Way
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way di Tol Trans Jawa.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way di Tol Trans Jawa.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan saat pekan libur panjang 28 Oktober sampai 1 November 2020.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dengan menyiapkan skenario contraflow ini.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bareskrim Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung karena Lalai
“Kami siapkan skenario contraflow maupun one way di Tol Trans Jawa."
"Ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Korlantas, karena terhubung dengan Polda Jabar untuk pengamanan di jalan tolnya."
"Termasuk juga skenario-skenarionya itu," kata Sambodo, Jumat (23/10/2020).
Baca juga: Begini Tahap Pengembangan Vaksin Covid-19 Hingga Bisa Diproduksi Massal, Libatkan Hewan dan Manusia
Ia mengatakan, penutupan elevated juga dimungkinkan, tapi sifatnya situasional.
"Ini tergantung situasi di lapangan.”
"Sejumlah titik rawan kemacetan juga sudah kami petakan."
Baca juga: Cara Berkomunikasi Pemerintah Buruk, Jokowi Disarankan Bentuk Unit Manajemen Komunikasi
"Di antaranya di Tol Cawang Km 10 yang naik elevated, atau ke Tol Jakarta-Cikampek."
"Kemudian di Cikarang Barat, dan Cikarang Utama," paparnya.
Menurutnya, sejumlah titik di dekat rest area juga akan menjadi perhatian utama, karena umumnya kemacetan terjadi di titik-titik tersebut.
Baca juga: Penularan Covid-19 Rata-rata 1.000 Sehari, Warga Jakarta Diminta Tak Keluar Kota Saat Libur Panjang
Hal ini karena banyaknya pengemudi kendaraan yang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
"Yakni rest area di Km 19."
"Kami perkirakan di titik ini arus baliknya yang cukup padat."
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 23 Oktober 2020: Pulogadung Hingga Cikupa Berpotensi Hujan Deras
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kombes-sambodo-purnomo-yogo-menjelaskan-tentang-ganjil-genap.jpg)