Breaking News:

Perhatian, jika Pengunjung Puncak Pada Libur Panjang Membludak, Ridwan Kamil akan Lakukan Penyekatan

Menurutnya, kawasan Puncak, Jawa Barat memang kerap menjadi target masyarakat khususnya yang ada di Jabodetabek untuk berwisata.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Mohamad Yusuf
Tribun Bogor
erri amiril/tribun jabar Polisi mengawasi antrean kendaraan yang akan melewati Jalur Puncak, Kamis (15/2/2018). Sampai hari ini Jalur Puncak dari Cianjur masih ditutup karena adanya perbaikan jalan yang longsor. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Libur panjang yang akan berlangsung pekan depan turut menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil.

Menurutnya, kawasan Puncak, Jawa Barat memang kerap menjadi target masyarakat khususnya yang ada di Jabodetabek untuk berwisata.

"Setiap weekend Puncak dan Cianjur selalu menjadi destinasi utama. jadi nanti kami akan rapatkan karena memang baru dapat arahan dari Pemerintah Pusat untuk memotivasi orang untuk menghindari pergerakan," papar Emil kepada wartawan di UPT Puskesmas Tapos, Depok, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Ini Sosok Wanita Kerabat Jokowi yang Tewas Terbakar di Dalam Mobil dengan Tangan Terikat

Baca juga: Di Tengah Pandemi, 800 Orang dari Pemprov dan DPRD DKI Gelar Raker Anggaran di Puncak, Bogor

Baca juga: Sebuah Mobil Grandmax Terekam Membuang 6 Trash Bag Diduga Berisi Sampah ke Aliran Kalimalang Bekasi

Meski saat ini sejumlah lokasi wisata telah dibuka, namun pria yang akrab disapa Emil ini mengimbau warga untuk tidak melakukan pergerakan yang bisa menimbulkan kerumunan.

Belajar dari pengalaman, kata Emil, pada saat libur panjang di Idul Adha lalu, banyak warga yang berbondong-bondong menyambangi lokasi wisata di sekitaran Puncak, Jawa Barat walau dalam masa pandemi Covid-19.

Dari data yang di dapat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Emil mengatakan adanya kurva peningkatan jumlah warga yang terinfeksi Covid-19 pasca berlibur pada saat Idul Adha.

Untuk itu, Emil membuka kemungkinan adanya kebijakan membuka tutup beberapa lokasi wisata agar tidak terjadi kepadatan di satu lokaai.

"Pengalaman sebelumnya memang ada penutupan tapi engga 100 persen, hanya di jam-jam tertentu apalagi long weekend. Ini potensi penularannya sangat besar," papar Emil.

Oleh karenanya, seusai melakukan simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Kota Depok, Emil mengimbau masyarakat untuk menahan diri dengan tidak berlibur meski kesempatan berekreasi hadir di depan mata.

"Kepada waRga Jakarta, ikuti imbauan dari pemerintah, kalau bisa tidak dulu memaksakan diri ke Puncak dan Cianjur," katanya.

"Kalau bisa coba berekreasi di dekat rumahnya masing-masing karena kami akan melakukan penyekatan apabila ada volume yang berlebih," tambahnya.

Baca juga: Viral Video Perwira Brimob Dipukul Polisi saat Amankan Demo, Mabes Polri Jelaskan ini

Baca juga: Ini 18 Pejabat yang Siap Duduki Kursi Sekda DKI Jakarta Gantikan Saefullah, Besok Kamis Tes Tertulis

Baca juga: Puluhan Anggota Ormas Geruduk RSUD Cengkareng karena Kerabatnya Dimasukkan ke Ruang Covid-19

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved