Perhatian, jika Pengunjung Puncak Pada Libur Panjang Membludak, Ridwan Kamil akan Lakukan Penyekatan
Menurutnya, kawasan Puncak, Jawa Barat memang kerap menjadi target masyarakat khususnya yang ada di Jabodetabek untuk berwisata.
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Mohamad Yusuf
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Libur panjang yang akan berlangsung pekan depan turut menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil.
Menurutnya, kawasan Puncak, Jawa Barat memang kerap menjadi target masyarakat khususnya yang ada di Jabodetabek untuk berwisata.
"Setiap weekend Puncak dan Cianjur selalu menjadi destinasi utama. jadi nanti kami akan rapatkan karena memang baru dapat arahan dari Pemerintah Pusat untuk memotivasi orang untuk menghindari pergerakan," papar Emil kepada wartawan di UPT Puskesmas Tapos, Depok, Kamis (22/10/2020).
Baca juga: Ini Sosok Wanita Kerabat Jokowi yang Tewas Terbakar di Dalam Mobil dengan Tangan Terikat
Baca juga: Di Tengah Pandemi, 800 Orang dari Pemprov dan DPRD DKI Gelar Raker Anggaran di Puncak, Bogor
Baca juga: Sebuah Mobil Grandmax Terekam Membuang 6 Trash Bag Diduga Berisi Sampah ke Aliran Kalimalang Bekasi
Meski saat ini sejumlah lokasi wisata telah dibuka, namun pria yang akrab disapa Emil ini mengimbau warga untuk tidak melakukan pergerakan yang bisa menimbulkan kerumunan.
Belajar dari pengalaman, kata Emil, pada saat libur panjang di Idul Adha lalu, banyak warga yang berbondong-bondong menyambangi lokasi wisata di sekitaran Puncak, Jawa Barat walau dalam masa pandemi Covid-19.
Dari data yang di dapat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Emil mengatakan adanya kurva peningkatan jumlah warga yang terinfeksi Covid-19 pasca berlibur pada saat Idul Adha.
Untuk itu, Emil membuka kemungkinan adanya kebijakan membuka tutup beberapa lokasi wisata agar tidak terjadi kepadatan di satu lokaai.
"Pengalaman sebelumnya memang ada penutupan tapi engga 100 persen, hanya di jam-jam tertentu apalagi long weekend. Ini potensi penularannya sangat besar," papar Emil.
Oleh karenanya, seusai melakukan simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Kota Depok, Emil mengimbau masyarakat untuk menahan diri dengan tidak berlibur meski kesempatan berekreasi hadir di depan mata.
"Kepada waRga Jakarta, ikuti imbauan dari pemerintah, kalau bisa tidak dulu memaksakan diri ke Puncak dan Cianjur," katanya.
"Kalau bisa coba berekreasi di dekat rumahnya masing-masing karena kami akan melakukan penyekatan apabila ada volume yang berlebih," tambahnya.
Baca juga: Viral Video Perwira Brimob Dipukul Polisi saat Amankan Demo, Mabes Polri Jelaskan ini
Baca juga: Ini 18 Pejabat yang Siap Duduki Kursi Sekda DKI Jakarta Gantikan Saefullah, Besok Kamis Tes Tertulis
Baca juga: Puluhan Anggota Ormas Geruduk RSUD Cengkareng karena Kerabatnya Dimasukkan ke Ruang Covid-19
Pembatasan Angkutan Barang
Libur panjang akan terjadi libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah pekan depan.
Di mana libur bersama akan diberlakukan mulai Rabu, 28 Oktober hingga Minggu, 1 September 2020.
Guna mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas pada libur panjang tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) akan mengeluarkan Surat Edaran.
Baca juga: Ini Sosok Wanita Kerabat Jokowi yang Tewas Terbakar di Dalam Mobil dengan Tangan Terikat
Baca juga: Di Tengah Pandemi, 800 Orang dari Pemprov dan DPRD DKI Gelar Raker Anggaran di Puncak, Bogor
Baca juga: Sebuah Mobil Grandmax Terekam Membuang 6 Trash Bag Diduga Berisi Sampah ke Aliran Kalimalang Bekasi
Yaitu yang mengatur tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Pada Masa Arus Mudik dan Balik Libur Nasional dan Cuti Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah.
Adapun pembatasan operasional ini akan berlaku untuk arus mudik pada 27-28 Oktober 2020 dan arus balik pada 31 Oktober- 2 November 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180215-lalin-puncak-bogor_20180215_153943.jpg)