Minggu, 12 April 2026

Virus Corona

Berikut Ini Upaya Pencegahan Agar Anak Tidak Terinfeksi Covid-19

Disarankan agar anak tetap berada di rumah dan hindari tempat-tempat umum atau keramaian

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Feryanto Hadi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saat masa pandemi Covid-19 ini, semua orang merasakan dampaknya.

Berbeda dengan orang dewasa yang bisa lebih memahami situasi, walaupun orang dewasa juga bisa stres, anak-anak harus lebih diperhatikan.

Tidak hanya pemahamannya yang belum menyeluruh terkait pandemi, satu hal yang penting diperhatikan bagi para orangtua adalah kebutuhan anak untuk tumbuh dan berkembang secara normal dan optimal di masa pandemi.

Baca juga: Curcuma Sebagai Alternatif Melindungi Kesehatan Hati serta Daya Tahan Tubuh

Dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A
Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah – Puri Indah mengatakan, pada masa pandemi ini pemenuhan kebutuhan nutrisi yang seimbang, stimulasi perkembangan yang sesuai dengan usia anak, serta pemberian imunisasi lengkap harus dilakukan seoptimal mungkin.

Tak hanya itu saja, upaya pencegahan terhadap kemungkinan penularan berbagai penyakit terutama Covid-19 juga harus dilakukan.

Ia menyarankan agar anak tetap berada di rumah dan hindari tempat-tempat umum atau keramaian.

Ajari si kecil untuk rajin mencuci tangan, dan kenakanlah masker saat harus melakukan aktivitas di luar rumah.

Faktor Risiko Anak Terinfeksi Covid-19

Banyak yang positif Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala yang signifikan atau dikenal orang tanpa gejala (OTG).

Orang tersebut tetap dapat menularkan virus melalui percikan/droplets saluran napas dari mulut maupun hidungnya saat ia sedang berbicara, tertawa, bersin, atau batuk.

Baca juga: Empat Langkah Ini Perlu dilakukan Remaja Dan Anak Muda Agar Tetap Menjaga Gaya Hidup Aktif

Percikan yang mengandung virus dapat terhirup oleh orang lain yang berjarak 1-2 meter di sekitarnya. Itulah mengapa penting 3M, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Namun menerapkan 3M pada anak bukan perkara yang mudah.

Semakin lama dan semakin dekat jarak anak saat berinteraksi dengan orang lain akan meningkatkan risiko anak terinfeksi.

Apalagi bila anak berada di dalam ruangan tertutup, karena lebih sulit menjaga jarak dengan orang lain di sekitarnya.

Selain itu, ventilasi udara di dalam ruangan tertutup juga tidak sebaik pertukaran udara di ruangan terbuka.

Baca juga: Lima Kelebihan Mengonsumsi Temulawak dalam Bentuk Ekstrak

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved