Sabtu, 11 April 2026

Kulit Tetap Sehat Saat Pandemi Covid-19, Begini Cara Merawatnya

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang tetap perlu menjaga kulit tetap sehat dengan sejumlah langkah perawatan.

Penulis: LilisSetyaningsih |

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di masa pandemi Covid 19, dan lebih banyak berada di rumah, bukan berarti abai merawat kulit.

Kulit  jadi jembatan masuknya kuman, bakteri, jamur bila tidak dirawat dengan baik. Selain mandi, mencuci wajah, mencuci tangan saat pandemi jadi hal wajib  dilakukan.  

Namun kebiasaan baru saat pandemi yakni mencuci tangan serta menggunakan masker juga membuat kulit jadi terganggu kesehatannya. Mengapa?

Baca juga: Miliki Kulit Sawo Matang, Aurelie Moeremans Bagikan Tips Merias Wajah

“Sering mencuci tangan dengan sabun yang mengandung antiseptic akan membuat kulit menjadi kering. Sehabis mencuci tangan jangan lupa mengoleskan pelembab agar kulit tetap lembab,” ujar dokter spesialis kulit dan kelamin dr Ni Luh Putu Pitawati, SpKK saat  bincang sehat secara live dari Radio Kesehatan dengan tema ‘Kulit Higienis dan Sehat di Masa Pandemi Covid 19’, Senin (12/10/2020).

Kulit yang sehat itu adalah yang  lembab bukan putih. Sehingga kita harus memperhatikan kelembaban kulit. Kulit yang  sehat akan  tidak mudah terintervensi dengan infeksi jamur, bakteri dan lainnya.

Begitu juga kulit yang kotor, juga berpotensi menjadi tidak sehat. Kulit yang berminyak jika tidak cuci wajah dan malas mandi bisa membuat iritasi.  

Baca juga: Buka Cabang Baru di 4 Kota, Benings Skincare Semakin Manjakan Konsumen Untuk Perawatan Kulit Tubuh

Apalagi di area-area lipatan kulit terjadi penumpukan keringat dan jamur, membuat  menjadi masalah kulit, seperti  exim karena iritasi,

“Walaupun di rumah saja, harus tetap rutin mandi dan mencuci wajah.  Kebiasaan jadi malas mandi karena keenakan nonton dan main gadget, tidur terlalu larut akan membuat kerusakan kulit. Apalagi tidur larut disertai ngemil dan makanan tidak sehat mempengaruhi kesehatan kulit dan mempengaruhi regenerasi sel-sel kulit,” tuturnya.

Pada kesempatan itu juga, dr Ni Luh mengingatkan untuk penggunaan tabir surya.

Apalagi untuk menguatkan daya imunitas tubuh sangat disarankan untuk berjemur untuk terkena sinar matahari.  

Baca juga: Survei Terbaru, Inilah 6 Produk Perawatan Kulit Wajah yang Paling Disukai Wanita

“Kalau berjemur pilih waktu yang sesuai dan gunakan tabir surya karena dengan tabir surya bikin kulit terlidung agar tidak terjadi penuaan dini akibat pajaanan sinar matahari. Penggunaan tabir dioleskan sekitar 30 menit sebelum terkena pajanan sinar matahari. Penggunaan tabir surya harus diaplikaskan kembali tiap 4-5 jam ketika berada di luar ruangan. Sebelumnya wajah dibersihkan dulu karena tabir surya ketika sudah 4-5 jam berubah menjadi minyak yang akan mempengaruhi kulit terutama kulit yang berminyak.  Bila ingin menggunakan tabir surya bisa diaplikasikan kembali setelah mencuci wajah,” katanya. 

Selain mandi, jangan malas juga untuk membersihkan rambut alias keramas menggunakan shampoo.

Karena kulit kepala yang tidak dibersihkan  berpotensi terjadinya penumpukan minyak yang berisiko memicu terjadinya dermatitis  karena produksi minyak yang berlebihan. Terutama pada tipe kulit berminyak.  

Penggunaan masker juga bisa mempengaruhi kulit di wajah. Akibat penggunaan masker yang berjam-jam, akan terjadi penumpukan keringat di area masker.

Baca juga: STUDI Terbaru, Virus Covid-19 Bisa Bertahan S9 Jam di Kulit Manusia Dibanding Influenza

Kondisi ini membuat rentan terjadinya jerawat atau komedo terutama kulit berminyak.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved