Breaking News:

PSBB Jakarta

Sebanyak 431 Rumah Makan Disegel karena Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Termasuk 48 Kantor Disegel

Sedikitnya 48 perkantoran dan 431 rumah makan serta restoran di wilayah hukum Polda Metro Jaya disegel petugas

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Sedikitnya 48 perkantoran dan 431 rumah makan serta restoran di wilayah hukum Polda Metro Jaya disegel petugas, selama 20 hari digelarnya Operasi Yustisi Protokol Kesehatan mulai 14 September sampai 3 Oktober 2020.

Penyegelan dilakukan karena perkantoran dan rumah makan tersebut dianggap tidak menerapkan protokol kesehatan sehingga dinilai melanggar Pergub 79 Tahun 2020.

Pihak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan untuk rumah makan atau restoran, pemerintah tidak melarang pengelola untuk beroperasi.

Namun kata dia dalam penerapan PSBB mereka tidak memperbolehkan konsumen untuk makan di tempat.

"Tapi harus dibawa pulang atau take away," katanya, Minggu (4/10/2020).

"Sementara yang ditindak ini justru melayani makan ditempat. Sehingga disegel.

"Totalnya ada 431 rumah makan dan restoran yang disegel, serta 48 perkantoran yang juga disegel, karena pelanggaran protokol kesehatan," kata Yusri.

Ada 118.623 penindakan

Selain itu kata Yusri, operasi yustisi protokol kesehatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama 20 hari juga mencatat 118.623 penindakan yang dilakukan petugas kepada pelanggar protokol kesehatan.

Dari 118.623 penindakan itu, kata Yusri, sebanyak 56.842 diberikan teguran tertulis, lalu 25.708 berupa teguran lisan, kerja sosial sebanyak 34.644 orang dan sanksi denda administrasi sebanyak 1.873 orang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved