Breaking News:

Penusukan Ulama

Pengakuan Orangtua, Alfin Andrian Jika Dengar Pengajian Langsung Tutup Kuping dan Pusing

Ayah pelaku, M Rudi (46), juga mengakui bahwa putranya pernah mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Lampung.

Editor: Mohamad Yusuf
Tribun Lampung/Deni Saputra
Petugas Kepolisian menggiring Alpin Andria (25) pelaku penusukan Syekh Ali Jaber di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (14/9/2020). Polresta Bandar Lampung menetapkan Alpin Andria sebagai tersangka terkait kasus penusuk Syekh Ali Jaber saat memberikan ceramah di Masjid Falahuddin Tanjungkarang Bandar Lampung pada Minggu, 13 September 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak keluarga Alfin Andrian (24) pelaku penusuk Syekh Ali Jaber mengaku bahwa sang anak berkelakukan aneh jika gangguan jiwanya kambuh.

Salah satunya Alfin Andrian pernah mendengar pengajian dari pengeras suara masjid langsung menutup kuping dan mengeluhkan pusing.

Ayah pelaku, M Rudi (46), juga mengakui bahwa putranya pernah mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Lampung.

 Tim Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020, ini 3 Alasan Utamanya

• Bebas Setelah 2 Tahun Mendekam di Lapas Cipinang, ini Perjalanan Kasus Idrus Marham

Pendakwah kondang Syekh Ali Jaber mendapat luka tusukan saat memberikan ceramah di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020) sore.

Pelakunya adalah Alfin Andrian (24), warga Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Dilansir dari TribunLampung, M Rudi yang mendampingi putranya menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (14/9/2020), menyebut Alfin mengalami gangguan jiwa  sejak tahun 2017.

Bahkan Rudi menyebut, anaknya yang sekarang ditetapkan sebagai tersangka pelaku penusukan Syekh Ali Jaber, pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa.

"Iya mentalnya, karena gangguan saja," kata Rudi, di Mapolres Bandar Lampung, Senin (14/9/2020).

Rudi mengungkapkan, setelah dilakukan observasi selama tujuh hari di RSJ Lampung, Alfin dilakukan rawat jalan.

Sempat diyakini sudah sembuh dari penyakitnya, Rudi mengaku, peristiwa penusukan yang dilakukan anaknya karena penyakitnya kumat.

"Iya mungkin (penyakit kumat)," kata Rudi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved