Breaking News:

Virus Corona

Ada Transfer Pengetahuan dan Teknologi dengan Sinovac, Erick Thohir: Bio Farma Bukan Tukang Jahit

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, bertolak ke Cina untuk membahas sejumlah kerja sama.

Timkom Komite Penanganan Covid-19 dan PEN
Menteri BUMN Erick Thohir beri penjelasan saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, bertolak ke Cina untuk membahas sejumlah kerja sama.

Erick Thohir menegaskan, kunjungan mereka untuk memperkuat hubungan ekonomi dan kesehatan dengan Cina.

Di antaranya, menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac.

Erick Thohir Pastikan Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac Tiba di Indonesia Mulai November 2020

“BUMN sudah melakukan transformasi yang luar biasa dalam 10 bulan terakhir."

"Salah satunya, bagaimana negara besar seperti Indonesia memiliki ketahanan kesehatan,” kata Erick Thohir saat konferensi pers dengan media, Kamis (20/8/2020).

Dalam kunjungan ini, ia dan Menlu Retno ingin memastikan transformasi industri kesehatan Indonesia berjalan baik.

DAFTAR 46 Daerah dengan Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Bawah 10 Persen, Semoga Tetap Terjaga

Tidak hanya akan menyepakati komitmen ketersediaan suplai bulk vaksin hingga 40 juta dosis mulai November 2020 hingga Maret 2021, Erick Thohir juga memastikan akan ada pertukaran pengetahuan dan teknologi antara Bio Farma dan dengan Sinovac.

“Bio Farma bekerja sama dengan Sinovac merupakan sebuah kerja sama win to win, Bio Farma bukan tukang jahit,” tegas Erick Thohir.

Begitu pula ketika melakukan pertemuan dengan perusahaan CanSino dan Sinofarm.

Persentase Kematian Akibat Covid-19 di 21 Provinsi Ini di Bawah Rata-rata Dunia, Termasuk Jakarta

Kedua menteri memastikan akan ada pertukaran pengetahuan dan teknologi antar-kedua negara.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved