Breaking News:

Beda dari Djoko Tjandra, IPW Sesalkan Polri Lambat Jemput Dua Buronan Kakap yang Ditangkap di AS

Neta S Pane menyayangkan sikap cuek Mabes Polri terhadap dua buronan kakap Indonesia, Indra Budiman dan Sai Ngo NG, yang ditangkap pihak Imigrasi AS.

Istimewa
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyayangkan sikap cuek Mabes Polri terhadap dua buronan kakap Indonesia, Indra Budiman dan Sai Ngo NG, yang sudah ditangkap pihak Imigrasi Amerika Serikat (AS).

Padahal, kedua buronan itu sudah dikejar pemerintah Indonesia selama 25 tahun.

"Tapi kenapa setelah tertangkap, Polri seperti tidak peduli untuk menjemput dan membawanya ke Indonesia?" Kata Neta kepada Wartakotalive, Rabu (5/8/2020).

4 September 2020, PDIP Bakal Daftarkan Serentak Pasangan Calon yang Diusung di Pilkada

Hal ini, kata Neta, berbeda dengan Djoko Soegiharto Tjandra yang buron selama 11 tahun.

Djoko Tjandra dijemput langsung oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo menggunakan pesawat jet mewah bertuliskan The Grace ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Informasi yang didapat IPW, Indra Budiman dan Sai Ngo NG kini ditahan di Dallas.

Hadi Pranoto Ancam Lapor Balik dan Tuntut Ganti Rugi Rp 148 Triliun, Muannas Alaidid: Itu Hak Dia

"Saat ini keduanya sedang diperiksa oleh otoritas keamanan AS," ujar Neta.

Penangkapan kedua buronan itu oleh Imigrasi AS, katanya, menunjukkan red notice tidak ada masa berlakunya.

"Terbukti setelah 25 tahun buron, keduanya tetap bisa ditangkap Imigrasi AS," ucap Neta.

Kuasa Hukum Djoko Tjandra Anita Kolopaking Mengaku Diancam Lalu Minta Perlindungan LPSK

Penangkapan keduanya, tambah Neta, berawal dari adanya kabar yang disampaikan otoritas keamanan AS.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved