Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Bukan oleh Polisi Indonesia, Argo Yuwono Bilang Red Notice Djoko Tjandra Dihapus Interpol di Prancis

Mabes Polri membantah pihaknya menghapus red notice terhadap buronan Kejaksaan Agung Djoko Tjandra.

ISTIMEWA
Foto Djoko Tjandra di KTP elektonik. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mabes Polri membantah pihaknya menghapus red notice terhadap buronan Kejaksaan Agung Djoko Tjandra.

Penghapusan red notice tersebut disebut dilakukan oleh interpol di Lyon, Prancis.

"Jadi jangan salah ya, penghapusan red notice itu siapa yang ngehapus?"

Pengacara Djoko Tjandra Ikut Diperiksa Polisi, Statusnya Sebagai Saksi

"Adalah dari interpol mabes di Lyon Prancis sana," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Argo Yuwono mengatakan, Polri hanya menginformasikan surat pemberitahuan terkait telah tiadanya status red notice Djoko Tjandra ke imigrasi.

Sebaliknya, Polri bukan ingin meminta Imigrasi menghapus red notice Djoko Tjandra.

29 Warga Wijaya Kusuma Grogol Petamburan Positif Covid-19, Sempat Ada Tahlilan di Salah Satu Rumah

"Itu sudah saya jelaskan ada kegiatan surat menyurat."

"Kalau kemarin surat Pak Ses NCB itu menyampaikan kepada imigrasi, ini loh red notice itu sudah terhapus."

"Jadi polisi bukan ngehapus, bukan, enggak bisa. Yang menghapus di interpol Lyon Prancis, kita hanya memberitahukan," bebernya.

PKS Bilang Tak Etis Bajak Achmad Purnomo untuk Lawan Gibran, Yakin akan Ada Calon Alternatif di Solo

Argo Yuwono juga menjelaskan alasan tetap ada dua jenderal polisi, yaitu Brigjen Nugroho Wibowo dan Irjen Napoleon Bonaparte yang dicopot dari jabatannya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved