Selasa, 21 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Baru Pertama Kali, Peserta Rapid dan Swab Test Massal di GOR Sunter Deg-degan Tunggu Hasil

Masyarakat yang menjalani pemeriksaan virus corona rapid test dan swab test di GOR Sunter mengaku deg-degan menunggu hasilnya.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Masyarakat antre pemeriksaan virus corona atau rapid test di GOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/7/2020) yang diselenggarakan BIN. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Sebanyak 355 orang mengikuti rapid test dan swab test massal yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/7).

Peserta rapid test terdiri atas warga, karyawan perusahaan di sekitar lokasi maupun anggota pekerja penanganan sarana dan prasarana umum (PPSU).

Para petugas yang menggunakan alat pelindung diri (APD) mengatur para peserta untuk mengikuti rapid test dan memanggil mereka satu per satu.

Mereka yang menunjukkan reaktif virus corona berdasarkan rapid test diwajibkan menjalani swab test.

Seorang peserta yang bekerja sebagai karyawan pabrik perakitan mobil, Fauzan (28) mengatakan, baru pertama kali menjalani rapid test Covid-19 semacam ini.

"Ini baru pertama kali jalani rapid test," ujar Fauzan, di lokasi, Senin (20/7/2020).

21 Orang Dinyatakan Reaktif Virus Corona saat Digelar Rapid Test Massal di GOR Sunter

Ada Permintaan, BIN Gelar Rapid Test dan Swab Test Massal di GOR Sunter

Menurut Fauzan, rapid test wajib dilakukan oleh setiap pekerja di pabrik, lantaran selama tiga bulan terakhir dia dan sesama karyawan tidak bekerja seperti biasa di lingkungan pabrik.

"Ini baru masuk. Jadi ikut test dulu," kata Fauzan.

Pernyataan serupa disampaikan petugas PPSU Sunter Agung, Rafei (29) yang juga baru pertama mengikuti rapid test Covid-19.

Rafei menyambut baik rapid test tersebut.

“Bagus ya, kan supaya orang nggak kena. Tadi sih cuman periksa darah dan tunggu hasilnya,” kata Rafei.

Setelah menjalani rapid test Covid-19, Rafei dinyatakan negatif.

Meski demikian, dia sempat deg-degan menunggu hasil rapid test.

"Sebenarnya iya (deg-degan), takut kena aja. Tapi alhamdulilah negatif,” kata Rafei.

Rapid Test dan Swab Test Covid-19 untuk Pasien Kanker Anak, Simak Penjelasan dan Prosedurnya

Pesan Dokter Raisa, Rapid Test Bukan untuk Kepentingan Diagnostik

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta hingga Minggu (19/7/2020), Kecamatan Tanjung Priok menjadi kecamatan terbanyak kasus Covid-19 di Jakarta Utara. Jumlahnya mencapai 589 orang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved