Kolom Trias Kuncahyono

Lelaki dari Nippur

Salah satu warisan peradaban Mesopotamia Kuno yang amat bernilai bagi umat manusia adalah kumpulan hukum yang biasa disebut Codex Hammurabi.

Istimewa
Ilustrasi 

Pada bagian atas balok, yang kini ada di Museum Louvre, Paris, ada relief yang menggambarkan Raja Hammurabi sedang menerima hukum dari Dewa Shamash, dewa Matahari yang juga menjadi dewa pelindung keadilan.

Ilustrasi peta:
Ilustrasi peta: (Istimewa)

Sengaja, aku jelaskan tentang Mesopotamia, meski hanya beberapa kata, agar kamu semua tambah wawasannya dan tahu tentang Mesopotamia.

Gimil-Ninurta, lelaki miskin, tetapi warga merdeka. Artinya bukan budak orang lain, memiliki hak bersuara.

Ia tinggal di Desa Nippur. Harta satu-satunya yang ia miliki adalah seekor kambing.  

Suatu hari, Gimil-Ninurta pergi ke kota untuk memperbaiki nasib. Tidak lupa hartanya—kambing—dibawa serta.  Dituntunnya sepanjang jalan.

Tujuan utama ke kota adalah untuk menemui penguasa kota, seorang wali kota.

Begitu tiba di rumah wali kota, ia tidak diterima, dan hanya disuruh menunggu di luar. Karena, ia miskin.

Tetapi, ketika mendengar bahwa lelaki miskin itu membawa seekor kambing, wali kota mau menemui, pada akhirnya.

Sambil berjalan untuk menemui Gimil-Ninurta, wali kota memarahi budaknya, karena tidak sedari awal melaporkan bahwa lelaki miskin itu membawa seekor kambing yang akan dipersembahkan padanya.

“Ada persoalan apa hai lelaki miskin, kamu datang ke sini sambil menuntun seekor kambing, yang akan kamu persembahkan padaku?” tanya wali kota.

Gimil-Ninurta, tidak mengatakan apa-apa ketika mendengar pertanyaan itu. Ia hanya memberikan salam hormat dengan tangannya dan memohon berkat. Lalu, menyerahkan harta satu-satunya itu kepada walikota.

Ia yakin dengan berbuat begitu, nasib hidupnya akan menjadi lebih baik.

Dengan suka-cita wali kota menerimanya. Lalu, mengatakan akan segera menggelar pesta dengan menyembelih kambing dari Gimil-Ninurta.

Setelah kambing disembelih dan dimasak, lelaki yang menjadi lebih miskin itu—karena sudah tidak memiliki harta lagi—diberi bagian.

Tetapi, ia hanya diberi tulang dan otot-otot yang menempel pada tulang serta air putih.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved