Breaking News:

Pesawat Jatuh

Sebanyak 262 Pilot Aktif Pakistan Diduga Gunakan Ijazah Aspal, Sewaktu Ujian Gunakan Joki

Mereka memang bersekolah di sekolah penerbangan, tapi ketika dilakukan ujian, mereka digantikan oleh joki alias pilot yang sudah berpengalaman

Penulis: | Editor: Bambang Putranto
twitter @fab_sunil
Pesawat Pakistan Airline tampak sebelum jatuh di daerah permukiman padat. Pesawat tersebut angkut 101 penumapang dewasa dan anak-anak. 

Jika dugaan awal bahwa mereka menggunakan ijazah aspal maka akan diberi sanksi yang lebih berat.

Langkah serupa sudah diambil terhadap 17 pilot PIA pada Januari 2019 atas tuduhan yang sama, menyusul penyelidikan terhadap kecelakaan udara di Kota Panjgur, Pakistan baratdaya.

Kecelakaan itu melibatkan sebuah pesawat yang membawa 43 penumpang keluar dari landasan pacu setelah melakukan pendaratan secara sembrono. Tidak ada yang terluka dalam insiden itu.

Sanksi terhadap 150 pilot PIA tersebut nampaknya tindak lanjut dari hasil penyelidikan atas jatuhnya PIA Airbus A320 di permukiman yang menewaskan 97 orang itu.

Dalam laporan kepada Parlemen, Menteri Ghulam Sarwar Khan menyebut ada 262 dari 860 pilot aktif Pakistan ditemukan memiliki lisensi atau ijazah yang mencurigakan.

Menteri Khan mengatakan penyelidikan pemerintah sedang dilakukan terhadap semua 262 dugaan kasus penipuan dalam memperoleh lisensi pilot.

Juru bicara PIA mengatakan bahwa setiap pilot yang ditemukan menggunakan ijazah bodong akan dipecat.

PIA adalah perusahaan milik negara yang merupakan perusahaan penerbangan komersial terbesar Pakistan.

Perusahaan penerbangan milik swasta antara lain Serene Air dan Air Blue, diduga juga memiliki pilot yang berijazah bodong.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved