Selasa, 12 Mei 2026

Virus Corona

1.182 Layar Tutup, Begini Cara Cinema XXI Bertahan Selama Pandemi Corona

Jika kembali melakukan kegiatan operasional, prioritas kami adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh staf dan pengunjung.

Tayang:
Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Alex Suban
Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). Di tembok bioskop tertulis pengumuman yaitu Mulai Hari Senin tanggal 19 Agustus 2019 dan seterusnya, Bioskop TIM XXI Tutup/Tidak Beroperasional. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTACinema XXI memiliki 1.182 layar di 218 lokasi bioskop yang tersebar di 52 kota di seluruh Indonesia.

Namun, karena pandemi virus corona, terpaksa ratusan bioskop tersebut berhenti operasi sejak 26 Maret 2020.

Meski demikian, pihaknya hingga terus bertahan di tengah terpaan pandemi virus corona.

Pihaknya pun masih tetap menunggu keputusan pemerintah untuk mengoperasikan bioskop.

Dilansir dari Tribunnews, Dewita Hutagaol, Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI tak memungkiri, masa pandemi Covid-19 saat ini adalah kondisi tersulit yang pernah dialami perusahaannya.

aret 2020.

tribunnews
Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications dan Brand Management Cinema XXI. TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO)

 Nadiem Izinkan Sekolah Buka Kembali, Namun Harus Penuhi Empat Syarat Ketat ini

 Tiba-Tiba Novel Baswedan Minta Dua Terdakwa Kasusnya, Dibebaskan, Kenapa?

 Disebut Curi Resep I Am Geprek Bensu, ini Penjelasan Jordi Onsu

 Ditanya UAS Terkait Kasus Novel Baswedan, ini Jawaban Hotman Paris

Perusahaan Cinema XXI sejak berdiri pada tahun 1987 ini menutup 1.182 layar bioskop di 52 kota sejak 26 Maret 2020.

Manajemen Cinema XXI yang ada di seluruh Indonesia dalam rangka memutus rantai penyebaran virus.

Dewita mengungkapkan, penutupan layar Cinema XXI di seluruh Indonesia tetap berimbas pada kondisi
finansial Perusahaan.

Ini tak lain karena Cinema XII tetap harus memenuhi tanggung jawab operasional di masa pandemi.

Seperti membayar gaji karyawan, BPJS, pendanaan perawatan seluruh studio XII dan sejumlah tanggung jawab lain.

Manajemen Cinema XXI, lanjut Dewita, juga meniadakan remunerasi untuk jajaran Komisaris dan Direksi per bulan April 2020 sampai waktu yang belum ditentukan.

Peniadaan remunerasi ini dilakukan dalam rangka mempertahankan keberlangsungan bisnis dan keutuhan keluarga besar Cinema XXI.

“Bagi kami, kondisi saat ini adalah kondisi tersulit yang Perusahaan alami sejak masa berdirinya,” ungkap Dewita kepada Tribun, Selasa (16/6/2020).

 Viral Foto dr Tirta ke Resto dan Bar, Begini Penjelasan Holywings Indonesia

 Cerita AHY, Pramono Edhie Minta Maaf Sebelum Meninggal dan Bermimpi Bertemu dengan Ani Yudhoyono

 Besok 15 Juni, Ditlantas PMJ Kembali Buka Pelayanan Delapan Gerai SIM, ini Lokasi dan Jadwalnya

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved