Novel Baswedan Diteror
Siram Novel Baswedan Pakai Air Aki, Rahmat Kadir: Dia Pengkhianat, Lupa Diri!
Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette mengungkap alasan menyiram air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.
Penulis: |
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette mengungkap alasan menyiram air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.
Dia mengaku melakukan itu untuk memberi pelajaran kepada Novel Baswedan yang ia nilai telah berkhianat kepada institusi Polri.
"Saya hanya memberi pelajaran Novel. Dia pengkhianat."
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 4 Juni 2020: 8.892 Pasien Sembuh, 28.818 Positif, 1.721 Meninggal
"Yang membesarkan dia siapa? Dia bisa besar, dia bisa hebat."
"Saya tergerak memberi pelajaran, karena dia lupa diri," kata Kadir, saat memberikan keterangan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (4/6/2020).
Dia mengenal Novel Baswedan sebatas anggota Polri yang ditugaskan pimpinan bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi.
• Ganjar Pranowo: Tingkat Kengeyelan Warga Masih Tinggi, Jawa Tengah Latihan Dulu Sebelum New Normal
Namun belakangan, dia menilai Novel Baswedan mulai lupa diri, hingga akhirnya memutuskan meninggalkan institusi Bhayangkara itu.
Kadir melihat sikap Novel Baswedan itu sebagai tindakan pengkhianatan.
"Dia keluar dari institusi. Hati saya tergerak memberi pelajaran, karena terkesan dia lupa diri," ujarnya.
• PSBB Jakarta Diperpanjang, Peniadaan Aturan Ganjil Genap Otomatis Mengikuti
Akhirnya, Kadir berencana memberikan pelajaran kepada Novel Baswedan, dengan cara menyiramkan air aki kepada yang bersangkutan.
Dia menegaskan tidak ada instruksi dari siapapun untuk melakukan itu.
"Sama sekali tidak ada. Dari niat saya," ujarnya.
• Ini Daftar 66 RW di Jakarta dengan Penyebaran Covid-19 yang Masih Tinggi
Sebelum melaksanakan niatnya, terlebih dahulu Kadir mencari informasi alamat tempat tinggal Novel Baswedan.
Dia mendapatkan informasi alamat tempat tinggal Novel Baswedan dari situs pencarian Google.
"Dapat alamat dari Google. Saya searching di Google," ungkapnya.
• Boni Hargens Mengaku Kantongi Nama Tokoh yang Ingin Rancang Kudeta, Sebut Laskar Pengacau Negara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/terdakwa-rahmat-kadir-mahulette-disidang.jpg)