Kerusuhan di AS

UPDATE: George Floyd Tewas karena Dibunuh, Demikian Hasil Autopsi Independen, Pembunuhan Berencana?

Warga kulit hitam bernama George Floyd (46 tahu) dipastikan meninggal dunia karena dibunuh. Hal itu berdasarkan autopsi tim independen

Markus Schreiber/AP via www.npr.org
Gambar George Floyd, warga kulit hitam yang tewas di tangan polisi AS menghiasi tembok Berlin. Hasil autopsi independen, pria berusia 46 tahun itu memang tewas dibunuh, antara lain oleh polisi bernama Derek Chauvin. 

Santamaria menjadi pemilik bangunan klub itu hampir 20 tahun.

Namun ia menjualnya beberapa bulan lalu.

Santamaria menjelaskan, dulunya, George Floyd dan Derek Chauvin bekerja bersama di waktu yang sama pula.

Yang membedakan hanyalah penempatan kerja mereka di bangunan klub itu.

"Mereka bekerja bersama di waktu yang sama, hanya saja Chauvin berjaga di luar sedangkan satpam lainnya (termasuk George Floyd) bekerja di dalam," ungkap Santamaria.

Meski George Floyd dan Derek Chauvin bekerja bersama selama belasan tahun, Santamaria tak tahu pasti bagaimana hubungan keduanya.

Pasalnya, Santamaria mempekerjakan belasan petugas keamanan di tempat itu.

BERTELEPON sambil Jalan Kaki akan Dikenai Hukuman, Mulai Diberlakukan 1 Juli 2020 di Jepang

Awalnya, Santamaria tak percaya ketika temannya memberitahu, George Floyd dalam video detik-detik kematiannya adalah pegawainya dahulu.

"Temanku mengirimkan (video) dan berkata, 'Ini orang yang dulu pernah bekerja untukmu', lalu kubilang 'Ini bukan dia'," ujar Santamaria.

Rekaman CCTV saat George Floyd ditangkap polisi kemudian digelandang hingga diinjak lehernya. Kematian warga kulit hitam itu memicu kerusuhan di sejumlah kota di AS. (Kompas TV)
"Lalu ketika aku close up (perbesar video) dan aku berkata 'Oh ya Tuhan, ini benar dia'."

"Aku tidak mengenali George sebagai petugas keamanan kami yang dulu karena ia tampak berbeda saat terbaring seperti itu," sambungnya.

Dewan Kota Minneapolis, Andrea Jenkins, dalam wawancaranya dengan MSNBC juga mengungkapkan hal serupa.

Bahwa pelaku pembunuhan dan korbannya pernah bekerja bersama selama 17 tahun.

Ibadah Haji 2020 Batal, Pemerintah Akan Kembalikan Uang BPIH Calon Jemaah Haji

"Di restoran bernama El Nuevo Rodeo, George Floyd dulu bekerja di restoran itu, dan petugas polisi Chauvin, mereka berdua bekerja di restoran itu selama 17 tahun," terang Jenkins.

"Jadi, polisi Chauvin tahu George, mereka teman kerja dalam waktu yang lama," sambungnya.

(Tribunnews.com/Ifa Nabila)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Autopsi Independen: George Floyd Meninggal Karena Dibunuh, Penulis: Srihandriatmo Malau

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved