Kerusuhan di AS
Derek Chauvin dan George Floyd Sama-sama Pernah Bekerja Sebagai Satpam, Mengapa Chauvin Membunuhnya?
Pengacara keluarga George Floyd, Benjamin Crump, menyebut tindakan pembunuhan yang dilakukan Derek Chauvin adalah pembunuhan berencana.
"Mereka bekerja bersama di waktu yang sama, hanya saja Chauvin berjaga di luar sedangkan satpam lainnya (termasuk George Floyd) bekerja di dalam," ungkap Santamaria.
Meski George Floyd dan Derek Chauvin bekerja bersama selama belasan tahun, Santamaria tak tahu pasti bagaimana hubungan keduanya.
• Tanpa Lipstik Naomi Campbell Tak Bisa Beraktivitas
Pasalnya, Santamaria mempekerjakan belasan petugas keamanan di tempat itu.
Awalnya, Santamaria tak percaya ketika temannya memberitahu, George Floyd dalam video detik-detik kematiannya adalah pegawainya dahulu.
"Temanku mengirimkan (video) dan berkata, 'Ini orang yang dulu pernah bekerja untukmu', lalu kubilang 'Ini bukan dia'," ujar Santamaria.
"Lalu ketika aku close up (perbesar video) dan aku berkata 'Oh ya Tuhan, ini benar dia'."
"Aku tidak mengenali George sebagai petugas keamanan kami yang dulu karena ia tampak berbeda saat terbaring seperti itu," sambungnya.
Dewan Kota Minneapolis, Andrea Jenkins, dalam wawancaranya dengan MSNBC juga mengungkapkan hal serupa.
• Guna Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Menghilangkan Stres Sophia Latjuba Rajin Yoga
Bahwa pelaku pembunuhan dan korbannya pernah bekerja bersama selama 17 tahun.
"Di restoran bernama El Nuevo Rodeo, George Floyd dulu bekerja di restoran itu, dan petugas polisi Chauvin, mereka berdua bekerja di restoran itu selama 17 tahun," terang Jenkins.
"Jadi, polisi Chauvin tahu George, mereka teman kerja dalam waktu yang lama," sambungnya.
(Tribunnews.com/Ifa Nabila)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul George Floyd Ternyata Pernah Jadi Rekan Kerja Derek Chauvin, Polisi yang Membunuhnya,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peristiwa-pembunuhan-warg-kulit-hitam.jpg)