Dua Polwan ini Menyamar jadi PSK, Ditawar Brondong Rp 50.000
“Kalau saya ditawarkan ke brondong, paling dikasih jajannya (istilah uang bayaran) Rp 50.000."
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Banyak cara yang dilakukan oleh polisi untuk mengungkap kejahatan.
Bahkan dengan menyamar sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) pun dilakoni.
Seperti dilansir TribunJambi, masih ingat aksi polwan cantik Rochana Sulistyaningrum dan Mira Indah Cahyani yang menyamar menjadi PSK?
Rochana Sulistyaningrum telah naik pangkat menjadi komisaris polisi (kompol).
Kala masih berpangkat AKP (ajun komisaris polisi), Rochana dan Mira yang saat it bripda (brigadir dua) melakukan penyamaran.
Kapolsek perempuan dan seorang polwan cantik melakukan penyamaran, membongkar kasus perdagangan perempuan yang berkedok Warung Kopi Kuro-Kuro di Dukuh Rames, Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Jawa Tengah.
• Aktor Dwi Sasono Ditangkap, Polisi Temukan Barang Bukti Narkoba Jenis Ganja Seberat 16 Gram
• Anak dari Tenaga Medis yang Meninggal Karena Covid-19, Bisa Masuk SMA Negeri Tanpa Seleksi
• Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni Libur Nasional, Upacara Tetap Digelar
Dalam penyamaran itu, Rochana diyakinkan oleh pegawai warung kopi masih laku namun relatif murah hanya Rp 50.000 sekali kencan.
“Kalau saya ditawarkan ke brondong, paling dikasih jajannya (istilah uang bayaran) Rp 50.000. Kalau Bripda Mira kan tubuhnya bagus, kemarin ditawar bisa dapat Rp 350.000 sekali kencan,” ujar Rochana kala itu.
Berikut ini selengkapnya pengalaman penyamaran sang polwan cantik.
Dandan seksi, ditawar pelanggan
Tanpa ragu, dua polwan cantik ini menyamar jadi PSK (pekerja seks komersil), melakoni kehidupan malam.
Penyamaran polwan ini membuktikan bahwa posisi polwan setara dengan polisi pria.
Meski secara fisik berbeda, namun tugasnya sama berat.
Dua polwan cantik ini turun langsung, menyamar 'melakoni' kehidupan gelap itu.
AKP Rochana Sulistyaningrum dan Bripda Mira Indah Cahyani bergerak secara rapi dan terencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dua-polwan-yang-sempat-menyamar-sebagai-psk.jpg)