Minggu, 26 April 2026

Berita Video

VIDEO: Warga Ciledug Kesal Separator Jalan Jadi Gunungan Sampah

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com, Jalan Raden Patah dibagi dari dua jalur. Satu jalur arah Ciledug ke Jakarta

Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Andika Panduwinata
Trotoar yang seharusnya untuk jalan kaki atau menyebwrang di Ciledug beralih fungsi sebagai tempat pembuangan sampah, Kamis (28/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CILEDUG - Separator yang berada di tengah jalan berfungsi sebagai pembatas jalan  beralih fungsi menjadi tempat sampah.

Pemandangan separator jalan menjadi timbunan sampah terjadi di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com, Jalan Raden Patah dibagi dari dua jalur. Satu jalur  arah Ciledug ke Jakarta dan jalur lainnya arah Ciledug ke Tangerang Selatan.

Separator  yang berada di tengah-tengah jalan tersebut  kerap  dipenuhi timbunan sampah.

 Puspiptek Terima Ajakan Pemkot Tangsel Tangani Longsor Gunungan Sampah TPA Cipeucang

 DLH Kota Tangerang Selatan Gandeng Ilmuwan Atasi Longsor Gunungan Sampah Di TPA Cipeucang

Sampah-sampah dibungkus kantong plastik yang bertumpuk di separator Jalan Raden Patah.

Bahkan sampah-sampah itu berjejer di separator dari pertigaan Parung Serap sampai Pasar Lembang Ciledug.

"Hampir tiap hari warga buang sampah di separator  ini," ujar Zulfi (33), warga setempat, saat ditemui Wartakotalive.com, di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Tangerang, Kamis (28/5/2020).

Dia menjelaskan,  warga biasanya membuang sampah sejak malam sampai pagi hari.

"Buangnya dari jam 20.00 -an," ucapnya.

 Kisah Pria Pungut Sampah Setiap Hari, Ternyata Pria Tersebut Seorang Miliarder, Begini Penjelasannya

 Gunungan Sampah TPA Cipeucang Longsor Tutupi Sungai, Warga Perumahan Pesona Serpong Kini Cemas

Sebelumnya, warga yang membuang sampah-sampah itu membawanya menggunakan kendaraan.

"Ada yang bawanya pakai motor ada juga dengan mobil. Langsung ditaruh saja sampahnya di situ, setelah itu mereka langsung pulang," kata Zulfi.

Zulfi mengatakan, mayoritas warga yang membuang sampah ini berasal dari Pondok Kacang atau warga di luar dari Kota Tangerang.

"Ada yang tertangkap, ketika dicek ternyata KTP-nya dari Tangerang Selatan," katanya.

 Antisipasi Sampah Lebaran, DLHK Kota Depok Terjunkan 50 Truk Sampah dan 200 Petugas Kebersihan

 VIDEO: Gunungan Sampah TPA Cipeucang Longsor Tutupi Aliran Sungai Cisadane

Menurut dia, orang-orang yang membuang sampah sembarangan di tengah jalan bisa berdampak buruk untuk warga sekitar.

"Jadinya warga di sini juga pada ikut-ikutan buang sampah di separator," tutur Zulfi.

Dia mengaku bahwa dirinya sangat terganggu adanya timbunan sampah tersebut.

"Baunya ke mana-mana, malah sampahnya sampai ke badan jalan," ucapnya.

 Melanggar PSBB, Belasan Orang Diberi Sanksi Sosial, Nyanyi Lagu Kebangsaan hingga Pungut Sampah

 Jorok! Sampah Berjejer di Sepanjang Flyover Cibinong, Warga: Kurang Ajar Sih

Warga lainnya, Andri (28) berharap, pemerintah dapat mengubah perilaku masyarakatnya yang membuang sampah sembarangan tersebut.

"Biasanya sama petugas pagi dan siang mulai diambilin sampah-sampahnya."

"Kami minta agar pemerintah dapat menyediakan fasilitas seperti tempat pembuangan sampah. Agar warga juga tidak kesulitan untuk membuangnya," ujar Andri.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved