Senin, 27 April 2026

Berita Bogor

Jorok! Sampah Berjejer di Sepanjang Flyover Cibinong, Warga: Kurang Ajar Sih

Terpantau sampah berjejer di sepanjang flyover Cibinong, Kabupaten Bogor mengarah ke wilayah Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: PanjiBaskhara
TribunnewsBogor/Yudistira Wanne
Sampah berjejer di sepanjang flyover Cibinong, Kabupaten Bogor mengarah ke wilayah Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Terpantau sampah berjejer di sepanjang flyover Cibinong, Kabupaten Bogor mengarah ke wilayah Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Diketahui, sampah berjejer di flyover Cibinong Bogor sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ternyata, para pelaku pembuangan sampah liar di flyover Cibinong tersebut tengah memanfaatkan situasi PSBB di Kabupaten Bogor.

Warga yang tinggal diarea flyover, Bani mengaku tidak mengetahui pelaku pembuangan sampah liar tersebut.

Derita Orangtua Ferdian Paleka setelah Video Prank Sembako Isi Sampah, Dihujat se-Indonesia

Pengakuan Mike Tyson Pukul Tukang Sampah Sampai Kejang-kejang Gara-gara Burung Merpati Kesayangannya

Sampah Warga Jakarta Berkurang Hingga 620 Ton per Hari Selama Penerapan Work from Home

Menurutnya, pelaku pembuangan sampah liar itu beraksi ketika area jalan raya sepi.

"Saya tidak mengetahui siapa yang sering buang sampah di sini. Sudah menjadi langganan orang-orang lewat buang sampah di flyover"

"Padahal petugas kebersihan sudah memberi peringatan melalui spanduk yang terpasang," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (7/5/2020).

Lebih lanjut, Bani menjelaskan bahwa semua perlu meningkatkan kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih.

Sampah berjejer di sepanjang flyover Cibinong, Kabupaten Bogor mengarah ke wilayah Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020).
Sampah berjejer di sepanjang flyover Cibinong, Kabupaten Bogor mengarah ke wilayah Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020). (TribunnewsBogor/Yudistira Wanne)

"Kurang ajar sih. Sampah punya dia. Eh malah orang lain yang suruh mungut. Semua harus bisa saling menghargai agar tidak saling menyalahkan," paparnya.

Tak hanya itu, Bani membeberkan bahwa seharusnya masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan dan didukung oleh dinas terkait dengan menyediakan fasilitas yang baik.

"Ya masyarakat harus sadar terutama si pelaku pembuangan sampah liar ini ya. Jangan bikin penyakit di lingkungan orang"

"Dan Pemerintah juga harus menyediakan tempat sampah yang memadai," jelasnya.

Wabah Virus Corona, Sampah di Kota Tangsel Mencapai 80 Ton

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH ) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Toto Sudarto mengatakan terdapat peningkatan volume sampah rumah tangga.

Menurutnya peningkatan tersebut terjadi pasca diterapkannya aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangsel.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved