Selasa, 9 Juni 2026

Virus Corona

Waduh, Definisi New Normal Jokowi Berbeda dengan Profesor Hermanto J Siregar

Definisi New Normal Jokowi Berbeda dengan Profesor Hermanto J Siregar. New Normal Adalah titik keseimbangan baru, bukan menurunkan kurva covid-19

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Twitter @MataNajwa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara Mata Najwa, Rabu (22/4/2020). Saat ini Jokowi memutuskan menaikkan iuran BPJS Kesehatan. 

Untuk saat ini, gelar pasukan dilakukan di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Namun, menurut Jokowi, nantinya jumlah wilayah yang menerapkan new normal bisa bertambah.

Adapun penerapan new normal ini dilakukan agar masyarakat bisa tetap produktif, tetapi aman dari Covid-19.

Diserang Karena Berikan Gelar Duta Mall Indonesia Kepada Jokowi, Fadli Zon Sebut Diri Duta Rakyat

New Normal Versi Profesor Ekonomi Universitas IPB Hermanto J Siregar

New Normal yang disampaikan Jokowi dibantah oleh Profesor Ekonomi Universitas IPB Hermanto J Siregar.

Menurutnya, Indonesia kini belum dapat dikatakan new normal, sebab kurva tren kasus positif virus corona atau covid-19 masih terus meninggi.

Hal tersebut diungkapkan Hermanto J Siregar lewat status twitternya @hermantoregar; pada Selasa (26/5/2020).

Dalam postingannya, Hermanto J Siregar menggambarkan secara sederhana definisi new normal dalam pandemi.

 Jokowi Tinjau Summarecon Mall Bekasi, Fadli Zon Tetapkan Jokowi Jadi Duta Mall Indonesia

Dirinya menggambarkan sebuah kurva yang sebelumnya menggambarkan kondisi Indonesia normal tanpa virus corona.

Selanjutnya, garis horizontal yang dinamakan garis normal itu berubah menjadi diagonal seiring dengan temuan adanya kasus virus corona di Indonesia.

Garis tersebut diungkapkannya menggambarkan pertambahan jumlah kasus virus corona di Indonesia.

"Kita jelasin pengertian new normal ya, dengan bantuan grafik di mana sumbu datar ini adalah waktu, sumbu tegak ini adalah kasus positif," papar Hermanto J Siregar.

"Sebelum adanya covid, yaitu waktu sama dengan nol, kita berada di situasi normal, karena tidak ada yang positif kena covid. Jadi gambarnya adalah garis horizontal seperti ini," tambahnya.

"Kemudian, masuk corona ke Indonesia, ada yang positif, ini mulai naik nih," ungkapnya menggambarkan garis diagonal sejajar dengan kasus positif covid-19.

 Fadli Zon Berikan Gelar Baru kepada Presiden Jokowi sebagai Duta Mall Indonesia

Seiring dengan bertambahnya kasus positif virus corona di Indonesia, garis diagonal tesebut terus naik hingga mencapai titik tertinggi dan kemudian melambat.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved