Virus Corona

TNI Dilibatkan Jelang New Normal Covid-19, Doni Monardo: Bukan untuk Timbulkan Ketakutan

Pendisiplinan tersebut, menurut Doni Monardo, diterapkan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

YouTube BNPB Indonesia
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, pendekatan yang dilakukan TNI dan Polri dalam mendisiplinkan masyarakat mengikuti protokol kesehatan, adalah pendekatan komunikatif.

"Artinya apa? Kehadiran TNI dan Polri di tempat-tempat publik bukan untuk menimbulkan kekhawatiran."

"Bukan untuk menimbulkan ketakutan, tetapi semata-mata membantu masyarakat satu sama lainnya."

Ridwan Kamil: Kita Lagi Perang, Semua Harus Turun Bela Negara

"Mengingatkan satu sama lainnya agar masyarakat betul-betul taat dan patuh kepada protokol kesehatan," kata Doni Monardo seusai rapat terbatas dengan Presiden, Rabu (27/5/2020).

Pendisiplinan tersebut, menurut Doni Monardo, diterapkan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Tujuan dari pendisiplinan tersebut adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Mengantuk, Eggi Sudjana Kecelakaan Tunggal di Cibinong

Jenderal bintang tiga itu mengatakan, penyebaran Covid-19 belum diketahui sampai kapan akan berakhir.

Oleh karena itu, masyarakat harus beradaptasi dengan tatanan kehidupan yang baru.

"Belum tahu dan sampai kapan Covid ini berada di muka bumi, kita pun belum bisa memutuskannya."

DAFTAR 25 Kabupaten/Kota yang Siapkan New Normal, Bakal Diperluas Jika Efektif

"Oleh karenanya, kita tetap harus mempersiapkan diri, kita tidak boleh lengah."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved