Breaking News:

Virus Corona

Sambut New Normal, Menteri Agama Bilang Rumah Ibadah Segera Dibuka Lagi Secara Bertahap

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan, pemerintah bakal kembali membuka rumah ibadah secara bertahap.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI
Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan, pemerintah bakal kembali membuka rumah ibadah secara bertahap.

Hal itu disampaikannya menyusul kebijakan pemerintah untuk memasuki tatanan kenormalan yang baru atau new normal.

"Kami membuat konsep umum, secara bertahap kegiatan ibadah di rumah ibadah dibuka kembali dengan menerapkan prosedur tatanan baru."

Dengan Wajah Letih dan Tubuh Terlihat Lebih Kurus, Doni Monardo Bilang Covid-19 Belum akan Berakhir

"New normal yang telah dinyatakan Pak Presiden pada 15 Mei 2020," kata Fachrul Razi seusai rapat terbatas melalui video conference yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (27/5/2020).

Fachrul Razi mengatakan, rencana itu guna mengobati rasa rindu umat untuk beribadah di rumah ibadah.

Selain itu, ia menilai, pembukaan rumah ibadah bisa memberi ketenangan batin bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

SEBARAN Kasus Covid-19 di Indonesia 25 Mei 2020: 1.655 Warga Jakarta Sembuh

Menag pun mengatakan, umat yang beribadah di rumah ibadah harus menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

Ia juga menegaskan, di rumah ibadah yang buka juga harus dipastikan aman dari Covid-19.

Tentunya, berdasarkan rekomendasi Camat setempat.

Cegah Gelombang Kedua, Anies Baswedan: Yang Tak Punya Surat Izin Keluar Masuk DKI Tidak Boleh Lewat

"Kenapa kami katakan di camat yang bisa rekomendasi?"

"Karena kalau gubernur terlalu jauh di atas, sehingga kadang-kadang ada tempat yang aman, tapi oleh mereka digeneralisasikan belum aman," jelas Fachrul Razi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta protokol tatanan normal baru alias new normal, segera disosialisasikan secara masif.

Tak Mudik ke Sumut Saat Lebaran, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar Merasa Asing

Sebab, tatanan normal baru yang produktif dan aman dari Virus Corona (Covid-19) akan segera diterapkan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas Persiapan Pelaksanaan Protokol Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 melalui video conference, Rabu (27/5/2020).

 IPW Minta Kapolda Jatim Jangan Lebay Hukum Kapolsek Gubeng yang Tidur, Diminta Contoh Prabowo

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved