Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Cegah Gelombang Kedua, Anies Baswedan: Yang Tak Punya Surat Izin Keluar Masuk DKI Tidak Boleh Lewat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkhawatirkan adanya gelombang kedua pandemi Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkhawatirkan adanya gelombang kedua pandemi Covid-19.

Dia merujuk pada musim arus balik Lebaran yang sudah tiba saat ini.

Kebanyakan pemudik akan berusaha kembali ke Ibu kota.

Tak Mudik ke Sumut Saat Lebaran, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar Merasa Asing

"Bagi masyarakat Jakarta yang memiliki kerabat yang berencana untuk ke Jakarta, sampaikan kepada semua tunda dulu."

"Kita ingin memastikan ini tuntas."

"Ini bukan untuk kepentingan apa-apa, kecuali untuk melindungi ibu kota dari potensi gelombang kedua," ujar Anies Baswedan dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5/2020).

Jika Penularan Covid-19 Menurun, Jakarta Bisa Transisi Menuju Normal Baru Setelah 4 Juni 2020

Menurutnya, apabila tetap memaksakan diri, maka kerja keras 10 juta penduduk Jakarta dan 25 juta penduduk Jabodetabek selama dua bulan lebih akan batal.

Anies Baswedan menuturkan, bagi yang akan tetap bepergian keluar masuk Ibu kota, harus mempunyai surat izin keluar masuk (SIKM) sesuai yang tertera dalam Pergub 47/2020.

Dia juga menyebut semua orang yang diizinkan bepergian adalah yang memang pekerjaannya mengharuskan berada di Jakarta, dan bekerja di sektor yang diizinkan beroperasi di tengah pandemi.

Pegawai Kemenko Perekonomian Mulai Masuk Kantor Lagi pada 27 Mei 2020

Seperti, sektor kesehatan, pangan, komunikasi, hingga logistik.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved