Novel Baswedan Diteror
Mata Kiri Novel Baswedan Buta Permanen, tapi Bisa Bedakan Cahaya
Novel Baswedan mengalami penurunan penglihatan akibat disiram air keras di dekat rumahnya di Kelapa Gading, 11 April 2017.
Penulis: |
"Untuk kornea bisa hidup ada pembuluh darah,” bebernya.
Sehingga, kata dia, saat ini konsentrasi dokter untuk menjaga agar jangan sampai mata kanan Novel Baswedan mengalami penurunan penglihatan.
“Mata kiri tidak ada peluang lagi. Sudah permanen."
• Amien Rais: Pemimpin Harus Lebih Cerdas, Tambah Utang Jangan Dianggap New Normal
"Yang kanan masih bisa melihat, dan kita pertahankan supaya jangan menurun."
"Operasi pada mata kiri memang berat,” tambahnya.
Terpapar Bahan Kimia
Johan mengungkapkan, mata Novel Baswedan terpapar bahan kimia.
Johan menerima rujukan dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk pasien atas nama Novel Baswedan, pada 11 April 2017 pukul 16.02 WIB.
Saat itu, Novel Baswedan dirujuk ke Rumah Sakit Mata JEC, Menteng, Jakarta Pusat.
• New Normal di Tempat Kerja, Menteri Kesehatan Minta Sif Malam Hingga Pagi Hari Ditiadakan
Novel Baswedan tiba di rumah sakit diantar oleh perawat.
Berdasarkan catatan medis yang dibacakan di persidangan, kata Johan, secara umum kondisi kesehatan Novel Baswedan baik.
Yang bersangkutan dapat berkomunikasi.
• Tabrakan Maut dengan Bajaj di Ancol, Pihak Transjakarta Klaim Bus Cuma Melaju 27 Kilometer per Jam
Namun, Novel Baswedan mengalami trauma kimia di bagian mata.
“Saya mendengar keluhan, tetapi sambil membaca surat rujukan."
"Disampaikan beliau mengalami trauma kimia,” tuturnya.
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 25 Mei 2020: 22.750 Pasien Positif, 5.642 Sembuh, 1.391 Meninggal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180222berita-foto-begini-gaya-novel-saat-datangi-kpk_20180222_203749.jpg)