Breaking News:

Aksi KKB Papua

Terungkap KKB Papua Tembak Mati Tim Medis Diduga Pimpinan Ayou dan Ruben Zagani, Mau Perluas Wilayah

Akhirnya terungkap siapa dalang aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang menembak dua tenaga medis di Distrik Wandai,

Facebook/TNPNB
Ilustrasi KKB Papua. Terbaru anggota KKB Papua menembak mati tim medis yang mengantar obat pasien covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, Jumat (22/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAYAPURA - Akhirnya terungkap siapa dalang aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang menembak dua tenaga medis di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada 21 Mei 2020 silam.

Pihak Kabid Humas Polda Papua AM Kamal menyampaikan bahwa KKB Papua pimpinan Ayou Zagani dan Ruben Zagani diduga menjadi dalang di balik penembakan dua tenaga medis di Distrik Wandai.

Kamal menyebutkan, satu dari dua tenaga medis yang ditembak itu tewas di tempat dalam serangan tersebut.

Satgas TNI-Polri Memburu KKB Papua yang Tembak Mati Tim Medis, Ini Kronologi Evakuasi Korban

Pesan Lengkap Rasulullah untuk Puasa Syawal Usai Puasa Ramadan, Ini Lafadz Niat Puasa Syawal

Tante Ernie Lebih Suka Hotman Paris Dibandingkan Ariel Noah, Ternyata Ini Alasannya

Menurut Kamal, KKB pimpinan Ayou dan Ruben Zagani juga pelaku penembakan Pos Polisi 99 Ndeotadi, Kabupaten Paniai pada 15 Mei 2020.

KKB pimpinan Ayou dan Ruben Zagani merupakan gabungan dari beberapa kelompok kecil.

Mereka hendak memperluas wilayah ke Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya.

KKB Papua (kiri), Kapolda Papua Paulus Waterpauw (kanan)
KKB Papua (kiri), Kapolda Papua Paulus Waterpauw (kanan) (Kolase Facebook TPNPB dan IST/Kompas)

Apalagi, Kabupaten Paniai dan Kabupaten Intan Jaya berbatasan langsung.

"Rencana mereka mau mendirikan pos di situ (Distrik Wandai) tetapi tim medis itu memberikan informasi kepada masyarakat untuk menolak KKB," kata Kamal lewat keterangan tertulis, Senin (25/5/2020).

Jumlah KKB yang berulah di Distrik Wandai tersebut mencapai puluhan orang dan menggunakan senjata perang tradisional seperti panah dan tombak.

Ditugasi Kawal Dansatgas, Sniper Ini Malah Ikut Tempur hingga Bikin Kagum, Ini Prestasinya

"Mereka sekitar 50-an orang dengan senjata perang dan beberapa pucuk senjata api," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved