Virus Corona

China Mengaku Simpan Virus Corona di Lab Wuhan, Tetapi Tetap Ngotot Sebut Mustahil Terjadi Kebocoran

Akhirnya, China mengaku simpan virus corona di lab Wuhan jadi perbincangan hangat dunia.

AFP/getty images
Pekerja terlihat di sebelah kandang tikus (kanan) di Institut Virologi Wuhan China dalam file foto. Pejabat AS dilaporkan percaya Coronavirus pertama kali menyeberang ke manusia di dalam laboratorium Virologi Wuhan ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Akhirnya, China mengaku simpan virus corona di lab Wuhan jadi perbincangan hangat dunia.

Sebuah pengakuan China simpan virus corona di lab Wuhan tersebut berawal adanya tudingan pemerintah AS.

Walaupun China mengaku menyimpan virus corona di Wuhan, tetap saja China sebut mustahil terjadi kebocoran virus corona.

Adanya virus corona di lab Wuhan tersebut disampaikan langsung oleh petinggi Institut Virologi China, dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com.

Pengakuan China Simpan Virus Corona di Lab Wuhan, Punya Tiga Strain Virus Hidup

Sarang Corona Terbesar Diprediksi Bukan di China atau AS, Tapi di Amazon, Begini Penjelasannya

Covid-19, Perang Dingin Baru AS dan China

Dalam wawancaranya dnegan CGTN, Direktur Institut Virologi Wuhan, mengakui klaim AS bahwa virus corona bocor dari laboratorium mereka sebagai "kebohongan murni".

Dalam wawancara yang dilakukan pada 13 Mei, Wang Yanyi menyatakan mereka mempunyai galur virus yang berasal dari kelelawar.

"Kini kami mempunyai tiga strain virus hidup. Namun, kemiripan mereka dengan SARS-Cov-2 hanya mencapai 79,8 persen," papar Wang.

Salah satu tim peneliti mereka, dipimpin Profesor Shi Zhengli, sudah menangani coronavirus sejak 2004, dan fokus kepada sumber "pelacakan SARS".

Tudingan AS Terbukti

Ilustrasi perang dingin antara China dan Amerika Serikat saat perang dagang (time.org via Intisari)

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved