Hari Raya Idul Fitri
Malam Takbiran Jalan Utama Ibu Kota Sepi, Warga Jakarta Patuh Tak Gelar Takbir Keliling
Bundaran HI dan kawasan Monas biasanya ramai dikunjungi masyarakat ibu kota untuk merayakan malam takbiran. Namun, tidak kali ini.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Pada malam takbiran Sabtu (23/5/2020) malam sampai Minggu (24/5/2020) dinihari, hampir semua ruas jalan utama di Jakarta tampak lengang.
Kelengangan dan kelancaran arus lalu lintas juga terjadi di Bundaran HI dan kawasan Monas.
Biasanya di dua lokasi itu kerap dipadati warga di malam takbiran dengan menggelar takbir keliling.
Namun untuk kali ini, tidak terlihat konvoi warga yang menggelar takbir keliling.
• Malam Takbiran, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Patroli Memantau Penerapan PSBB
• Pastikan Wilayahnya Aman Jelang Lebaran, Wali Kota Airin dan Forkopimda Keliling Kota Tangsel
Tampaknya ini karena warga Jakarta mematuhi aturan dan imbauan pemerintah, untuk tidak menggelar takbiran keliling demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan pada malam takbiran di Jakarta, arus lalu lintas berjalan lancar.
Selain itu tidak ditemukan adanya konvoi warga yang menggelar takbiran keliling.
"Warga mematuhi kebijakan pemerintah dan menuruti imbauan tidak takbir keliling. Biar bagaimanapun kebijakan pemerintah adalah yang terbaik untuk memutus penyebaran virus Corona," kata Yusri, Minggu (24/5/2020).
Yusri mengaku mengapresiasi kepatuhan warga sehingga tidak menggelar takbiran keliling pada malam lebaran kali ini.
"Kami juga selalu mengimbau agar tidak usah menggelar takbiran keliling," katanya.

Patroli malam takbiran
Sebelumnya Yusri mengatakan Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 4000 personel gabungan untuk mengantisipasi dan memukul mundur warga yang hendak melakukan takbiran keliling di wilayah Jakarta dan sekitarnya, pada Sabtu (23/5/2020) malam.
"Sekitar 4000 personel gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP akan melakukan patroli malam ini, mengantisipasi warga yang akan menggelar takbiran keliling," kata Yusri Sabtu.
"Kami melarang takibran keliling, ini juga sesuai surat dan instruksi MUI supaya warga tidak perlu melakukan takbir keliling," paparnya.
Menurut Yusri dari 4000 personel gabungan yang akan diturunkan sebanyak 2.983 adalah personel kepolisian. "Sisanya dari TNI dan Satpol PP," kata Yusri.
Yusri menjelaskan Polda Metro Jaya melarang warga di wilayah hukumnya terutama DKI Jakarta untuk melakukan takbiran keliling pada malam Lebaran tahun ini, guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19.