Hasil Tes Swab 15 Tenaga Medisnya Positif, RSUD Kota Depok Tutup Layanan Poliklinik Selama 14 Hari

RSUD Kota Depok memutuskan untuk menutup layanan polikliniknya setelah ditemukan hasil Swab terhadap 15 petugas medisnya yang positif Covid-19.

depoktren.com
RSUD Kota Depok 

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok memutuskan untuk menutup layanan polikliniknya setelah ditemukan hasil Swab terhadap 15 petugas medisnya yang positif Covid-19.

Penutupan tersebut dilakukan selama 14 hari ke depan mulai tanggal 22 Mei.

“Iya betul, penutupan didasari sehubungan dengan adanya tim rawat jalan RSUD Kota Depok yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Direktur RSUD Kota Depok dr. Devi Maryori saat dihubungi wartawan, Kamis (20/5/2020).

Penutupan, kata Devi, dilakukan untuk menghindari adanya kemungkinan penyebaran serta sterilisasi secara umum di area poliklinik.

Kisruh Anggaran Penanganan Covid-19, Tokoh Masyarakat Tak Segan Usir Lurah Bojongsari Baru, Depok

Devi mengaku, selama ini poliklinik di RSUD Kota Depok masih tetap membuka pelayanan umum bagi warga.

Sehingga atas penemuan kasus ini, RSUD Kota Depok melakukan penyemprotan cairan disinfektan guna menutup adanya kemungkinan kontaminasi di area tersebut.

"Layanan poliklinik akan dibuka kembali pada 8 Juni 2020 mendatang," tuturnya.Sejauh ini, Devi mengatakan pihaknya belum menemukan dari mana asal belasan tenaga medisnya itu terpapar Covid-19.

Sebab, layanan poliklinik, kata Devi, hanya melayani pasien dengan keluhan umum alias bukan terindikasi Covid-19.

Masih Masuk Zona Merah, 191 RW di Jakarta Utara Jadi Prioritas Utama Penanganan Covid-19

"Bisa saja mereka terkena di luar dari RSUD Kota Depok atau mungkin ada OTG (Orang Tanpa Gejala) yang berobat di poliklinik," paparnya.

Terhadap penemuan hasil positif Covid-19 ini, Devi mengatakan pihaknya langsung mengarahkan belasan petugas medis itu untuk melakukan isolasi di Rumah Sakit khususnya di RSUD Kota Depok.

Hal itu sesuai dengan instruksi Wali Kota Depok Mohammad Idris bahwa semua pasien yang dinyatakan positif Covid-19 harus menjalani isolasi di Rumah Sakit atau tidak diperbolehkan dilakukan di rumah.

Tak Ada Transparansi Anggaran Covid-19, 13 Ketua RT Geruduk Kantor Kelurahan Bojongsari Baru Depok

Soal tracing atau penelusuran terhadap orang yang berobat di poliklinik maupun keluarga atau orang yang pernah berinteraksi dengan salah satu 15 petugas medis ini.

Devi memaparkan hal itu telah dilaporkan pihaknya kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

"Itu nanti tugasnya Dinkes untuk melakukan tracing dengan melakukan pemantauan secara langsung dan juga melalui Puskesmas," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved