PSBB DKI Jakarta
Ini Alasan Satpol PP DKI Jerat McDonald’s Sarinah dengan Denda Tertinggi Rp 10 juta
Mengacu pada Pergub Nomor 33 tahun 2020 tentang PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, pemerintah melarang adanya perkumpulan orang
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Restoran asal Amerika Serikat itu dikenakan sanksi karena mengabaikan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pasca berkerumunnya masyarakat yang mengabadikan momentum penutupan restoran pada Minggu (10/5/2020) malam lalu.
Dibongkar
Setelah dilakukan simbolis perpisahan pada Minggu (10/5) malam, McDonald's Sarinah resmi tak melayani aktifitas pemesanan seperti biasanya. Bahkan restoran cepat saji itu sudah tutup.
Pantauan Wartakotalive.com, McDonald's atau McD Sarinah yang terletak di Gedung Sarinah ini Tampak sepi, beberapa kaca restoran yang biasanya terdapat stiker McDonalds kini ditutup dengan kerta putih.
Tak t terlihat jelas apakah bagian dalam restoran sudah bersih, setelah petugas melakukan pembongkaran dan pemindahan beberapa sarana dan prasarana restoran.
• Mbah Mijan Ramal Ada Dua Artis Tertangkap karena Narkoba, Warganet:Tar Malah Diri Sendiri yang Kena
• Inul Kenang Nyanyi dan Ngebor di PT Freeport Dibayar Rp400 Juta, Kalau Sekarang Setara Rp1 Miliar
• Lydia Kandau Tanggapi Rencana Pernikahan antara Naysila Mirdad dan Roestiandi Tsamanov
Hanya saja ada beberapa petugas yang terlihat di lantai atas restoran tengah mencopot beberapa fasilitas restoran seperti kipas angin yang terpasang di ruang area smoking atau balkon.
Mereka juga mencopot kabel-kabel listrik yang terpasang. Tak ada aktifitas lain di restoran itu kecuali aktifitas petugas yang tengah membongkar sarana yang ada di dalam.
Sementara papan iklan yang terpadang di lantai atas pun juga sudah dilepas, bahkan logo McDonalds yang biasanya terlihat jelas juga sudah terbongkar, hanya menyisakan bekas tulisan McDonalds dari debu yang menempel.
Salah seorang petugas keamanan di sekitar lokasi mengatakan, setelah resmi ditutup sejak Minggu (10/5/2020) malam, hingga Senin (11/5/2020) pagi tadi tidak ada aktifitas lain selain berapa petugas yang tengah melakukan pembongkaran fasilitas di sana.
"Ya begini aja dari pagi. Nggak ada apa-apa, sepi. Dari tadi juga sepi cuma yang bongkar-bongkar aja itu di atas," kata seorang petugas keamanan di lokasi, Senin (11/5/2020).
Sebelumnya, Associate Director of Communication McDonald's Indonesia, Sutji Lantyka, mengatakan, penutupan McD Sarinah dilakukan berdasarkan permintaan resmi manajemen gedung sarinah.
Dimana menurut dia, gedung sarinah akan dilakukan renovasi dan perubahan strategi bisnis. Sehingga McD Sarinah tidak masuk dalam kategori yang masuk dalam strategi bisnis itu.
"Memang kita di minta untuk keluar dari Sarinah karena manajemen Sarinah memutuskan untuk merenovasi gedung Sarinah ini dan menganti konsepnya," kata Sutji Lantyka, pekan kemarin.
Dengan konsep baru yang akan dihadirkan oleh manajemen Sarinah, dianggap tidak cocok dengan restoran cepat saji McD Indonesia, sehingga dengan kondisi itu, pihak manajemen Sarinah meminta McD Sarinah untuk tutup permanen. "Kalau konsepnya seperti apa saya kurang paham mungkin bisa tanyakan ke manajemen Sarinah," katanya.
• Penumpang yang Berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang Harus Penuhi Syarat Ini Sebelum Berangkat
• Sepekan Diganggu Makhluk Halus di Dalam Tahanan, Roy Kiyoshi Lega Kini Direhabilitasi di RSKO
Menurut Sutji, sejak beroperasinya McD Sarinah pada 14 Februari 1991 hingga tahun 2020 tentunya sudah jutaan konsumen yang telah datang bahkan mungkin saja memiliki kenangan ketika singgah ke McD Sarinah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mcdonald-sarinah.jpg)