Breaking News:

Virus Corona

40 Hari Hasil Tes Swab 8 Orang di Bekasi Tak Kunjung Keluar, Anies Kirim Tim, Satu Hari Selesai

"Alhamdulillah seluruh anggota keluarga pak Syahrul dinyatakan negatif. Mereka bisa kembali beraktivitas.," kata Anies.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Seorang calon penumpang KRL Commuter Line sedang diambil cairan dari lubang hidung oleh petugas medis dari RSUD Kota Bekasi, di Stasiun Bekasi, Selasa (5/5/2020) pagi ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak delapan orang dalam satu keluarga di Bekasi, mengaku diambil tes swab bulan Maret.

Namun hingga sekarang lebih dari 40 hari kemudian ia belum mengetahui hasilnya.

Akibat ketidakpastian ini ia tidak bisa bekerja, dan seluruh anggota keluarganya masih dalam isolasi mandiri.⁣

Hal tersebut diungkapkan oleh Syahrul Rahmadi di siaran program Mata Najwa.

Kemudian hal itu langsun ditindak lanjuti oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

BREAKING NEWS: Tiga Jemaah Positif Corona Salat Tarawih di Musala, 30 Warga Tambora jadi ODP

Catat! Mulai Besok Warga yang Menggunakan Transportasi Umum di Depok, Wajib Kantongi Surat Tugas

Pemprov DKI Jakarta Jamin Biaya Pendidikan Anak-anak Tenaga Kesehatan yang Meninggal hingga Kuliah

"Rabu lalu dipertemukan dengan Pak Syahrul Rahmadi di @MataNajwa, beliau suami dari almarhumah Ninuk Dwi, perawat RSCM, tenaga medis pertama di Indonesia yang gugur dalam tugas melawan Covid-19.," kata Anies dalam unggahannya di Instagram @aniesbaswedan, Minggu (10/5/2020).

Syahrul bercerita mengenai kesulitan yang ia dan keluarga hadapi pasca meninggalnya sang istri.

Delapan orang keluarganya menjadi ODP dan diambil tes swab bulan Maret.

Namun hingga sekarang lebih dari 40 hari kemudian ia belum mengetahui hasilnya.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved