Virus Corona

Pemprov DKI Jakarta Jamin Biaya Pendidikan Anak-anak Tenaga Kesehatan yang Meninggal hingga Kuliah

"Kami menyadari sebesar apapun santunan, jaminan sosial tidak akan pernah bisa menyamai perjuangan dan pengorban para tenaga medis ini."

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Desy Selviany
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam wawancara khusus dengan Wartakotalive.com pada Selasa (14/4/2020) lewat video conference. (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE,COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut akan menambah fasilitas pada tenaga kesehatan yang menangani pasien virus corona atau Covid-19.

Bagi tenaga kesehatan yang meninggal dunia, Anies Baswedan menyebut pihaknya akan menanggung biaya pendidikan anak-anaknya.

"Sebagai bentuk hormat kami, selain santunan kematian, bagi putra-putri dari tenaga kesehatan Covid-19 yang gugur, Pemprov DKI juga akan menjamin seluruh biaya pendidikannya sampai kuliah," kata Anies.

Pernyataan itu disampaikan Anies Baswedan dalam akun Instagram-nya, @aniesbaswedan, Minggu (11/5/2020).

⁣Tak hanya itu, sebelumnya Anies Baswedan menyebut bahwa sebagai dukungan kepada tenaga kesehatan Covid-19, sejak Maret 2020 Pemprov DKI telah memberikan tambahan insentif.

Selain tiu itu juga memberikan akomodasi di hotel milik DKI dan termasuk fasilitas transportasi bus TransJakarta khusus tenaga medis.⁣
⁣⁣
"Kami menyadari sebesar apapun santunan, jaminan sosial tidak akan pernah bisa menyamai perjuangan dan pengorban para tenaga medis ini.

Pada mereka kami haturkan rasa hormat dan rasa terima kasih yang tak terhingga. Ibukota bangga pada ibu, bapak, dan rekan-rekan semua," ," kata Anies. ⁣

Kebutuhan APD

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan, saat ini kebutuhan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan dalam mengangani Covid-19 naik hingga dua kali lipat.

Dulu yang hanya 5.000 APD setiap hari, kini kebutuhannya menjadi 10.000 APD per hari.

“Di Jakarta konsumsi APD saat April itu 5.000 unit per hari, dan hari ini sudah 10.000 per hari,” kata Anies Baswedan saat menerima bantuan dampak Covid-19 dari PT Repower Asia Tbk pada Selasa (5/5/2020) lalu.

Oleh pemerintah, kegiatan itu dipublikasikan ke melalui akun YouTube Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (6/5/2020) kemarin.

 Crazy Rich Surabaya Tom Liwafa Beraksi lagi, Bagikan Dus Mie Isi Uang Jutaan, Sindir Ferdian Paleka

 Tak Kunjung Menyerahkan Diri, Polisi Siap Berikan Tindakan Tegas Youtuber Ferdian Paleka

Dalam kesempatan itu, Anies menyebut pemerintah sudah harus memikirkan produksi APD secara masif.

Menurutnya, yang menjadi tantangan tidak hanya pada kemampuan menjahitnya, tapi kualitas bahan yang digunakan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved