Senin, 20 April 2026

Virus Corona Tangerang Selatan

Pasutri Pasien Sembuh dari Corona Minta Masyarakat Jalani Protokol Kesehatan

Rasa cemas itu kian membesar saat pasutri itu menjalani masa perawatan dengan meninggalkan kedua anaknya

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rizki Amana
Pasutri sembuh dari corona bersua kembali ke kediamannya usai menjalani perawatan terpisah di dua rumah sakit berbeda 

Satu keluarga itu masing-masing berinisial, HS (50) selaku ayah, AS (16) anak laki-laki pertama, AMH (9) selaku anak kedua berjenis kelamin wanita, dan SAK (6) selaku anak bungsu berjenis kelamin laki-laki

AS mengatakan apresiasinya terhadap RLC Kota Tangsel yang telah bersedia merawat ia dan keluarganya. 

Menurutnya perawatan di sana tak kalah canggih dengan rumah sakit berkelas dalam menangani setiap pasien dengan gejala infeksi corona. 

"Di sana seru, penanganannya bagus, teratur. Makannanya dan dokter-dokternya asik diajak ngobrol," kata AS dilokasi, Pamulang, Tangsel, Jumat (8/5/2020).

Ia pun mengaku bila tak adarasa jenuh yang menyelimut keluarganya saat menjalani masa isolasi perawatan gejalan corona. 

Meski terdapat sang adik yang terhitung dalam usia anak-anak, ia bersama sang ayah dapat menghilangkan sejenak rasa jenuh yang dialami sang adik dengan bermain bersama. 

"Kalau pribadi enggak ada. Alhamdulillahnya masih bisa mian sama saya dan ayah saya, jadi adik saya enggak jenuh. Saya syukur banget bisa ditanganin di RLC karena dari pas sahur dibangunin, seru deh," ujarnya. 

 Pernah Merasakan Hidup-Mati Saat Diisolasi, Bima Arya Sedih Ada Warga Tolak Jenazah Covid-19

 Sempat Ditolak Warga, Kini TPU Jombang Jadi Pemakaman Jenazah Positif Covid-19, Begini Kisahnya

 Puluhan Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Ciputat

Sementara itu, AS menuturkan kronologi keluarganya terdeteksi sebagai pasien dengan gejala infeksi corona.

Kala itu, kata AS, sang adik mengalami gejala penyakit hingga dilarikan Puskesmas Jombang untuk melakukan pengecekan kesehatan. 

Lantas hasil dari tes kesehatan didapati berupa sang adik yang dinyatakan orabg dalam pemantauan (ODP).

"Yang pertama adik saya ODP itu langsung divonsi ODP oleh Puskesmas Jombang," jelasnya.

Tak sampai di situ, gejala yang sama turut dirasakan oleh sang kakak yang mengalami sesak napas hingga dilakukan tes kesehatan.

 Diisolasi 22 Hari Karena Covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya Mengaku Sempat Menderita

 Sedih Ada Jenazah Covid-19 Ditolak, Bupati Karawang Siapkan Lahan Makam, Beli Pakai Duit Pribadi

 Kronologi Pasien Positif Corona Kabur dari Rumah Sakit Saat Jalani Perawatan, Lompat dari Jendela

Hasil dari tes kesehatan tersebut menyatakan sang kakak mengalami infeksi paru-paru akibat infeksi corona hingga berimbas satu keluarga yang terpaksa dinyatakan terpapar gejala virus corona. 

"Yang kedua itu kakak saya PDP ringan infeksi paru-paru. Mulai dari situ langsung dirawat oper ke RSUD Banten. Dari situ juga dapat pesan dari Puskesmas Benda Baru bersedia atau tidak untuk mengisolasikan diri di RLC selama 14 hari. Kita enggak bisa ambil putusan sepihak dan saya tanya ke orang tua. Bapak bilang terima saja dan  bersedia," pungkasnya. 

Adapun saat ini sebagian dari keluarga AS tersebut telah dinyatakan sembuh dari gejala wabah virus corona dan telah dipulangkan ke kediamannya di kawasan  Benda Baru, Pamulang, Tangsel. (m23)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved