Virus Corona Tangerang Selatan
Pasutri Pasien Sembuh dari Corona Minta Masyarakat Jalani Protokol Kesehatan
Rasa cemas itu kian membesar saat pasutri itu menjalani masa perawatan dengan meninggalkan kedua anaknya
WARTAKOTALIVE.COM, SETU - Tangis haru pecah kala sang suami, Syaepul (39) menyambut kepulangan sang istri, Imas Maesaroh (38) di kediamannya yang berada di kawasan Kampung Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Tangis itu pecah dikarenakan pasangan suami istri (pasutri) itu dapat kembali berkumpul satu atap usai masing-masing dari mereka terpisah saat menjalani perawatan isolasi di dua tempat berbeda.
Sang suami harus menjalani perawatan isolasi mandiri di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat setelah dinyatakan positif corona dengan gejalan infeksi ringan.
• Satu Keluarga PDP Corona di Tangsel Dipulangkan Usai Jalani Isolasi, Warga Diminta Tak Kucilkan
• Komedian Sule Minta Maaf ke Penggemar Sekaligus Pamitan dari Dunia Entertainment
• Beredar di Media Sosial Video Sebut Youtuber Ferdian Paleka Diplonco Tahanan Lain di Dalam Rutan
Sementara, sang istri menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangsel usai dinyatakan positif melalui tes cepat atau rapid test yang dilakukan pihak Puskesmas Keranggan, Setu, Kota Tangsel.
"Rasanya macam-macam, bercampur aduklah. Ya mungkin sedikit stres ada, karena kita jauh disana," kata Syaepul di lokasi, Kademangan, Setu, Kota Tangsel, Sabtu (9/5/2020).
Rasa cemas itu kian membesar saat pasutri itu menjalani masa perawatan dengan meninggalkan kedua anaknya.
Sebab, dirinya terpaksa meninggalkan kedua buah hatinya untuk menghindari penularan kepada anaknya.
Pasutri itu tak dapat menyebuntikan rasa bahagianya ketika dipertemukan kembali pada hari ini.
Setelah lebih dari dua minggu terpisah, mereka akhirnya dapat berkumpul kembali usai terpisah demi menyembuhkan infeksi dari virus corona.
"Senang bisa ketemu lagi, lumayan dua minggu sudah enggak ketemu. Ya senanglah kita alhamdulillah bisa kumpul semuanya, sama anak-anak juga. Tapi tetap jaga jarak sampai beberapa minggu kedepan tetap jaga jarak," jelasnya.
Pasutri itu pun berharap kepada masyarakat untuk tidak merasakan menjalani rawat isolasi hingga terpisah dari keluarga.
Karenanya, pasutri itu berharap kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi menjaga diri serta keluraga terhindar dari penularan virus corona.
"Teman-teman yang masih di karantina, pada semangat Insya Allah menyusul pulang, pokoknya jaga makan, kesehatan dan jaga jarak juga. Tetap semangat buat temen temen," pesan Imas kepada pasien yang masih menjalani masa perawatan penanganan corona.
"Pokoknya semuanya jaga jarak. Jangan pegang mata hidung atau mulut, setiap habis aktifitas cuci tangan dulu. Apapun aktifitasnya," pesan Syaepul kepada warga untuk tetap menjalankan program protokol kesehatan.
Sebelumnya diwartakan, Syaepul dan Imas dinyatakan terpapar virus corona pada pertengahan April 2020 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dua-pasutri.jpg)