PSBB Bogor
Tren Kasus Covid-19 Melandai, Bima Arya Enggan Longgarkan PSBB di Bogor
"Memang ada tren melandai, tapi saya tidak mau terburu-buru tetap anggap situasinya masih darurat belum selesai PSBB."
"Maka Pak Bima Arya (Wali Kota Bogor) sedang menyiapkan konsepnya bersama Bodebek.
Saya pikir apa salahnya diberhentikan (KRL) karena memang melalui commuter pun kita temukan ada positif Covid-19," beber dia.
Rahmat menuturkan pihaknya dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan tes swab PCR terhadap penumpang KRL.
Tak hanya di Stasiun Bekasi, tetapi di stasiun lain yang masih berada di wilayah Kota Bekasi seperti Bekasi Timur, dan Kranji.
• Crazy Rich Surabaya Tom Liwafa Beraksi lagi, Bagikan Dus Mie Isi Uang Jutaan, Sindir Ferdian Paleka
• Tak Kunjung Menyerahkan Diri, Polisi Siap Berikan Tindakan Tegas Youtuber Ferdian Paleka
"Saya kira mungkin 2-3 hari lagi kita akan melakukan lagi baik di stasiun maupun juga di cek poin-cek poin lainnya," ucap Rahmat.
Sebelumnya diberitakan, tiga penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi positif corona usai dilakukan tes swab PCR.
Diketahui Pemerintah Kota Bekasi melakukan pendeteksian covid-19 menggunakan metode tes swab PCR terhadap 300 penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi, pada Rabu (6/5/2020).
"3 penumpang KRL dinyatakan positif Corona, semuanya perempuan dan warga Kota Bekasi," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat memberikan keterangan pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 di Stadion Patriot Candrabaga, pada Rabu (6/5/2020).
Ketiga penumpang KRL itu, yakni LS (53) beralamat di Tytyan Kencana, SAY (39) di Prima Harapan Regency dan LA (30) tinggal di Perumnas 3.
"Ketiganya sudah dijemput dan diisolasi di rumah sakit rujukan Kota Bekasi," jelas Rahmat.
Rahmat mengapresasi ketiga orang positif itu kooperatif ketika dikabarkan dan dijemput untuk diisolasi di rumah sakit.
Bahkan ada salah seorang yang positif yakni LS dijemput ditempat kerjanya kawasan Thamrin, Jakarta.
"Dua orang kita jemput di rumahnya, satu lagi sudah keburu kerja kita jemput di tempat kerjanya," ucap dia.
Diketahui, Pemerintah Kota Bekasi melakukan periksaan corona menggunakan metode tes swab PCR terhadap 300 penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, pada Selasa (5/5/2020) pagi. (MAZ)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Bima Arya Ogah Loggarkan Aturan PSBB di Kota Bogor
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bimasembuh.jpg)