Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Tak Hanya Buruh, Ustaz dan Guru Mengaji di Jabodetabek juga Terdampak Covid-19, Ini Ceritanya

Tak hanya para buruh yang terkena dampak virus corona, para ustaz dan guru ngaji di Jabodetabek juga mengalami hal serupa.

Warta Kota/Dodi Hasanuddin
Para ustaz di Bogor mendapatkan banuan sembako dari Yayasan Sahabat Untuk Negeri 

Ada seorang ustaz yang menelepon ustaz lainnya untuk meminjam beras, karena persediaan beras di rumah habis.

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Tak hanya para buruh yang terkena dampak virus corona. Para ustaz dan guru mengaji di Jabodetabek juga mengalami hal serupa.

Mirisnya mereka tak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Alhasil, ada di antara mereka yang terpaksa harus meminjam uang guna memenuhi kebutuhan sembako di masa pandemi Covid-19 ini.

Ridwan Kamil: Tiga Penumpang KRL Bogor-Jakarta Positif Covid-19, PSBB Bisa Gagal!

Warga Kampung Pulo Sebut Tak Ada Pemotongan Dana Bantuan dari Ketua RT

VIDEO: Penyanyi Fryda Lucyana Harap Warta Kota Semakin Mampu Memperkaya Khasanah Informasi

Ketua Yayasan Sahabat Untuk Negeri (SUN) Ustaz Sugeng Malikul B mengatakan, akibat wabah ini banyak ustaz, guru mengaji, penceramah di pelosok Jabodetabek yang kesulitan untuk memenuhi nafkah keluarganya.

Pandemi Covid-19 membuat penghasilan mereka berkurang, bahkan hilang.

Meski demikian mereka tidak meminta. Mereka tetap bersyukur menghadapi cobaan ini dengan berutang.

Menurut Ustaz Sugeng, ada seorang ustaz yang menelepon ustaz lainnya untuk meminjam beras, karena persediaan beras di rumah habis.

Dua Bulan Hanya di Rumah Karena Wabah Virus Corona, Shireen Sungkar Ambil Sisi Positif, Apa Itu?

Terungkap, Kasus Covid-19 di Surabaya Lebih Tinggi dari Bandung, Bogor, Depok, Ini Seruan Khofifah

Lalu, ada juga ustaz yang meminjam uang Rp 14.000 hanya untuk membeli lauk pauk makan keluarganya.

Tak terkecuali, ada juga ustaz yang menjual dan menggadaikan barang berharga mereka secara diam diam untuk memenuhi kebutuhan makan sehari hari keluarganya.

"Jantung ini menghentak kencang saat mendengar cerita para sahabat. Mereka tidak menjerit meminta bantuan," kata Ustaz Sugeng.

"Mereka tetap bersyukur terhadap cobaan ini dan taat terhadap ketentuan ulil amri untuk di rumah saja.," tambahnya.

Menurut Ustaz Sugeng, melalui Yayasan Sahabat Untuk Negeri, para ustaz dan ustazah itu mendapatkan bantuan sembako.

"Para ustaz dan ustazah itu istiqomah berdakwah dari satu kampung ke kampung lain dan dari masjid satu ke masjid lain. Mereka tidak meminta, tapi hati kami terpanggil," tandas Ustadz Sugeng.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved