Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kisah Petugas Jenazah Covid-19 Inisiatif Dokumentasikan Prosesnya untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Cerita seorang petugas pemulasaran jenazah menuturkan saat dirinya harus mengurus jenazah Covid-19. Lalu mendokumentasikan untuk keluarga

Kolase foto BBC Indonesia/dok Sahrul Rida
Kisah petugas pulasara jenazah di RSPI Sulianti Saroso mendokumentasikan jenazah Covid-19 untuk keluarga mendiang 

"Kami mengenakan masker N95, masker bedah, dalam waktu dua sampai tiga jam. Kami kekurangan cairan, oksigen, keringat semua bercucuran karena pakai apron panas sekali. Kami harus tahan itu sampai selesai. Kami harus kuat," ujarnya.

pemulasaran
foto DOK. SAHRUL RIDHA

Proses pemulasaran menurut ketentuan pemerintah harus selesai dalam waktu empat jam.

Salah satu tantangan dalam pekerjaannya, kata Sahrul, adalah saat mengangkat jenazah. Petugas harus mengangkat jenazah saat membersihkan, memindahkan ke kantong jenazah, juga saat memasukan dalam peti.

"Karena memang kami tidak punya fasilitas yang betul-betul memudahkan untuk memindahkan... Beberapa jenazah meninggal, rata-rata berbobot di atas 70-80 kilogram. Itu yang membuat kami kadang kerepotan," kata Sahrul.

NU dan MUI Sepakat Korban Covid-19 Termasuk Mati Syahid, Ini 4 Hak Jenazah yang Harus Dipenuh

Ketua Satuan Tugas NU Peduli dr Muhamad Makky Zamzami mengatakan, korban meninggal karena virus corona atau Covid-19 termasuk jenazah yang mati syahid.

"Dari imbauan Lembaga Bahtsul Masail, bahwa jenazah yang sudah positif Covid-19 maupun PDP yang diduga berat untuk positif dan meninggal, maka itu termasuk jenazah yang mati syahid."

"Seperti dalam satu hadis, wa man mata fit tha'un fahuwa syahid," ujar Makky, dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

 Pemprov DKI Perpanjang Masa Penutupan Tempat Hiburan Swasta Sampai 19 April 2020

Oleh karena itu, Makky meminta agar tidak ada penolakan terhadap pemakaman jenazah korban Covid-19.

Menurutnya, hal itu sudah sesuai protokol kesehatan dan unsur syariat agama.

Masyarakat, kata dia, seharusnya berempati dan menerima jenazah akan dimakamkan di pemakaman terdekat atau di kampung tertentu.

 Jaga Kedisiplinan Physical Distancing, Setiap Rukun Warga di Jakarta Pusat Dijaga Satu Polisi RW

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved