Empat Perampok Bercelurit Satroni Minimarket di Depok, Gasak Rp 30 Juta, Sang Kapten Ditembak Mati

Dalam aksinya, kata Nana, setiap tersangka membawa senjata tajam celurit dan mengancam 3 karyawan minimarket serta menyekapnya.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana konferensi pers pengungkapan kasus curas dan curat selama pandemi Covid-19, Senin (27/4/2020). 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Aparat Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk 4 perampok minimarket Indomaret di Jalan Bulak Timur, Cipayung, Kota Depok, Rabu (15/42020) lalu.

Keempat tersangka ditangkap di Depok, Jumat (24/4/2020).

Mereka adalah SMI (23), AIH (20) alias Ibra, MFR (20) alias Acong, dan RK (22) alias Kikay.

Gelar Survei Soal Penanganan Covid-19, Median Bantah Ingin Tingkatkan Elektabilitas Sosok Tertentu

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, tersangka SMI yang berperan sebagai kapten dalam aksi perampokan ini, terpaksa ditembak mati petugas karena mencoba melawan dengan senjata tajam.

"Kepada tersangka SMI diberikan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan dan melukai petugas," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/4/2020).

Sedangkan tersangka MFR yang mencoba kabur, juga diberikan tembakan, namun di bagian kaki.

Doni Monardo Sebut Pandemi Covid-19 Peristiwa Alam Siklus 100 Tahunan, Jangan Anggap Enteng

Dalam aksinya, kata Nana, setiap tersangka membawa senjata tajam celurit dan mengancam 3 karyawan minimarket serta menyekapnya.

Menurut Nana, minimarket Indomaret di Jalan Bulak Timur, Cipayung, Kota Depok, yang disasar tersangka, buka 24 jam.

"Para tersangka menggasak uang Rp 30 Juta hasil penjualan minimarket dari dalam brankas," kata Nana.

DPRD DKI: PSBB Seperti Tidak Bertaji di Daerah Perkampungan Padat Penduduk

Ia menjelaskan, saat kejadian para tersangka berpura-pura mau ke mesin ATM yang berada di dalam Indomaret.

Setelah berhasil masuk, ketiga tersangka mengeluarkan celurit, lalu tersangka Ibe membekap karyawan minimarket satu per satu, dengan cara mengalungkan celurit di leher mereka.

"Pelaku memaksa karyawan minimarket membuka brankas yang berada di Lantai 2," terang Nana.

72.618 Warga Jakarta Sudah Ikut Rapid Test, Hasilnya 2.881 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Setelah berhasil mengambil uang dalam brankas, tiga karyawan minimarket dimasukkan ke dalam kamar mandi dan diancam akan dibacok jika korban keluar dari kamar mandi.

"Setelah itu pelaku kabur," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved