Virus Corona Jabodetabek

Dampak PSBB di Jakarta, Warga Tidur di Emperan Toko Pasar Tanah Abang Tak Bisa Bayar Kontrakan

Imbas PSBB Jakarta, banyak orang tak berpenghasilan dan tak sedikit yang tidak mampu bayar kontrakan. Akhirnya tidur di emperan toko

Wartakotalive/Joko Supriyanto
Kondisi terkini Pasar Tanah Abang yang ditutup Perumda Pasar Jaya untuk pencegahan penyebaran covid-19 mulai Jumat (27/3/2020) hinggal 5 April 2020. 

Imbas PSBB Jakarta, banyak orang tak berpenghasilan dan tak sedikit yang tidak mampu bayar kontrakan. Akhirnya tidur di emperan toko

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Sebanyak 53 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) telah dipindahkan ke GOR Tanah Abang.

Sebelumnya, mereka tidur di emperan Pasar Tanah Abang.

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Bernard Tambunan menjelaskan alasan mereka yang sempat tidur di emperan jalan dan di depan pertokoan.

Menurutnya, mayoritas PMKS yang tidur di emperan merupakan masyarakat yang terdampak masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta.

"Iya, ada yang bilang beberapa dari mereka tidak sanggup bayar (rumah) kontrakan, karena sepi penghasilan selama PSBB," ucap Bernard, saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2020)

"Karena tidak pilihan mau ke mana, jadi mereka tidur di emperan dekat Pasar Tanah Abang. Mungkin karena sebagian toko di sana (Tanah Abang) banyak yang tutup, jadi memberanikan diri tiduran di sana," lanjut Bernard.

Selama di GOR Benhil, 55 PMKS Akan Mendapatkan Fasilitas Makan hingga Pemeriksaan Kesehatan

Operasi Pekat Jaring 6 Orang PMKS di Monumen HKSN Senen

Itulah yang menjadi alasan PMKS ini tidur di emperan dekat pusat berbelanjaan terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Bernard melanjutkan, mereka terdiri dari golongan anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Mereka telah dipindahkan ke gelanggang olahraga (GOR) Tanah Abang, pada Jumat (24/4/2020) malam.

"53 PMKS yang kami pindahkan ke GOR Tanah Abang. Kami lakukan itu tadi malam," ucap Bernard.

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini pun mengamankan sejumlah gerobak milik PMKS lainnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, mengamankan tiga pengamen atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, mengamankan tiga pengamen atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019). (Dokumentasi Satpol PP Tanah Abang)

Sebabnya, kata Bernard, gerobak milik PMKS ini terparkir di atas trotoar jalan dan di depan area pertokoan.

"Gerobak-gerobak milik mereka juga kami bawa karena mengganggu kegiatan orang lain," jelas Bernard.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved